Lagi, Gunung Agung Keluarkan Asap Tebal

(Baliekbis.com), Erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem memang tak dapat diprediksi. Setelah beberapa waktu nampak tenang, Gunung tertinggi di Bali itu kembali mengeluarkan asap, Kamis (11/1) pukul 17.30 Wita.

Dimana asap kelabu kehitaman menyembur dengan intensitas yang sangat tebal bertekanan sedang. Kira-kira ketianggian abu mencapai 2.500 meter dari kawah. Asap terlihat condong ke arah Utara hingga arah Timur laut. Gempa vulkanik dalam dan gempa tektonik jauh masih sering terdeteksi oleh Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG di Rendang, Karangasem. Status masih Awas level 4, namun daerah berbahaya hanya berada dalam radius 6 kilometer dari puncak kawah. Di luar radius 6 kilometer kondisinya aman dan normal.

Hujan abu vukanik diperkirakan jatuh di beberapa daerah di sebelah utara hingga timur laut dari Gunung Agung. Sebaran hujan abu tidak jauh dari Gunung Agung karena tinggi erupsi hanya 2.500 meter. Selain itu juga sebagian lereng Gunung Agung cuaca mendung hingga hujan. Informasi dari pasebaya, hujan abu vulkanik tipis telah terjadi di Tulamben, Rubaya, dan Dukuh Kubu. Aktivitas masyarakat normal, dan tidak ada kepanikan di masyarakat.

Hingga saat ini sebanyak 53.207 jiwa masyarakat masih mengungsi yang tersebar di 233 titik pengungsi. Sementara itu kondisi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai juga tetap aman dan normal beroperasi. Abu vulkanik dari erupsi Gunung Agung tidak menyebar hingga Kota Denpasar. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.“Masyarakat dihimbau tetap tenang. Aktivitas vulkanik Gunung Agung memang masih cukup tinggi dan berstatus awas sehingga masih dimungkinkan terjadi erupsi dan hembusan,” jelasnya. (sus)