Meriah, Festival Seni Budaya Adiluhung Nusantara di Puri Satria

(Baliekbis.com), Festival Seni Budaya Adiluhung Nusantara yang digelar di Jaba Pura Puri Satria Denpasar, Sabtu (18/2) berlangsung meriah diikuti sekitar 200 peserta dari Jawa dan Bali.

Festival yang akan digelar selama dua hari hingga Minggu (19/2) ini tidak saja diikuti anak-anak juga kalangan dewasa. Yang istimewa pada festival perdana ini juga dihadiri tokoh Puri Satria AAN Oka Ratmadi yang akrab disapa Cok Rat dan Ketua Umum Presidium MCKN Jabar NR Rulany Indra Gartika Rusady Wirahaditenaya,S.Pd. Mus.,MA yang lebih dikenal dengan nama Ully Sigar Rusady. Ully beberapa tahun silam populer sebagai musisi ini akan mengukuhkan Walet Basura Sunda Kecil Provinsi Bali.

Herry selaku Ketua Panitia menjelaskan festival ini menampilkan berbagai kesenian tradisional baik tari maupun seni pencak silat bahkan kungfu yang melibatkan peserta dari kalangan anak-anak hingga dewasa.

“Ada pementasan tari legong, barongsai, rangda dan tari kecak serta seni beladiri kungfu, panahan tradisional, tulupan, dll. Sedangkan yang dari Jawa Barat tampil kesenian jaipongan, topeng kelana, pencak silat, debus, tarawangsa (alat musik kuno) dan bebegig. Juga anak-anak yang tergabung dari Kormi (Komunitas Kreasi Masyarakat Indonesia) yang menampilkan kreasi beladiri kungfu, senam dan yoga yang digabungkan,” jelas Herry.

Ia berharap dari festival ini akan lahir talent-talent berbakat yang tidak saja bisa melanjutkan warisan seni budaya Nusantara yang ada juga meningkatkan prestasinya.

 Sementara
itu Cok Rat mengatakan pelestarian seni dan budaya tradisional sangat penting bagi Bali khususnya di tengah globalisasi dan pariwisata yang menjadi salah satu andalan ekonomi masyarakat Bali.

“Pariwisata itu tidak pernah mati dan Bali sangat tergantung pada pariwisata (budaya) saat ini. Karena itu penting menggali dan mengembangkan seni dan budaya ini,” ujar Cok Rat.

Dengan adanya festival seni dan budaya tradisional ini agar apa yang menjadi warisan adiluhung bisa terus dipertahankan dan dikembangkan. (bas)