​Genjot Kualitas SDM, BPR Kanti Beri Beasiswa bagi Karyawan Meraih Sarjana

(Baliekbis.com), Dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di perusahaan, BPR Kanti memberikan beasiswa bagi karyawannya untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat sarjana.

Terobosan itu juga sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali yang digagas Gubernur Wayan Koster, yakni “Satu Keluarga Satu Sarjana.”

Menurut Direktur Utama BPR Kanti Made Arya Amitaba pemberian beasiswa merupakan langkah nyata perusahaan dalam berkontribusi terhadap pengembangan SDM Bali.

Melalui program ini, karyawan BPR Kanti yang keluarganya belum bergelar sarjana diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sarjana yang pembiayaannya didukung perusahaan.

“Ini tindak lanjut dari program pemerintah Provinsi Bali dimana BPR Kanti memberikan beasiswa kepada karyawannya yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana,” ujar Amitaba, Rabu (27/8) di Pusdiklat BPR Kanti, Batubulan Gianyar disela-sela Talkshow: “Teknologi dan ekosistem untuk perbankan yang berdaya saing” yang dirangkai dengan peluncuran buku “Teknologi Pengaturan dan pengawasan perbankan” karya Dr. Roberto Akyuwen.

Acara yang berlangsung meriah dihadiri YB Handaru Purnasakti, S.T., CFE , selaku Deputi Direktur OJK Provinsi Bali, Dr. Roberto Akyuwen, STP, SE. MST., Riza Kristanto CCO PT CLIK selaku pembahas Talkshow,  Apriyani Kurniasih selaku Direktur Infobank Digital, Prof. Dr. Drh. I Made Damriyasa selaku Rektor Universitas Hindu Indonesia, Dr. Drs. I Made Sukamerta,MPd. selaku Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, Dr. I Made Artana, S.Kom.,M.M. dari Rektor Universitas Primakara, Pakar ekonomi Trisno Nugroho,SE.,MBA, Drs. Viraguna Bagoes Oka dan Ketua DPD Perindo dan BPR dari sejumlah daerah di Nusantara.

Di sisi lain, Amitaba berharap dengan kelahiran JPRN persoalan-persoalan yang dihadapi oleh BPR dapat diatasi. BPR Kanti mengawali kerja sama ini dan berharap ke depan BPR-BPR lain juga bekerja sama dalam hal menguatkan BPR-nya masing-masing baik dari sisi pemenuhan pendanaan mengatasi berbagai persoalan peningkatan teknologi digitalisasi perbankan layanan digitalisasi maupun lainnya. Dr. Roberto Akyuwen selanjutnya akan menerbitkan buku Perjalanan BPRKanti 36 tahun pasca Pakto 88.
Terkait pemberian beasiswa bekerja sama dengan UNHI, Amitaba menambahkan langkah yang dilakukan ini selain mendukung program pemerintah, juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan dan melahirkan SDM yang kompeten sehingga bisa meningkatkan  kualitas hidup dan kesejahteraannya.

Langkah yang dilakukan juga diharapkan bisa memberikan dampak positif terhadap pengembangan SDM masyarakat Bali. Dalam acara tersebut, penyerahan beasiswa kepada perwakilan penerima dilakukan Rektor UNHI, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa,M.S.

Prof. Damriyasa pada kesempatan tersebut mengatakan langkah BPR Kanti memberikan beasiswa pendidikan bagi karyawan merupakan terobosan penting dalam meningkatkan kompetensi SDM.

Ia berharap langkah ini bisa dikembangkan industri dan dunia usaha lainnya dalam meningkatkan kualitas SDM. “Selain memberi kesempatan bekerja, juga memberi kesempatan belajar,” ujarnya.

Dikatakan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di Bali saat ini baru 38 persen, sedangkan target Gubernur Bali di atas 50 persen. Jadi dengan inisiatif yang dilakukan BPR Kanti ini bisa mempercepat target tersebut. (ist)