Cegah Kanker Serviks, ICMI Orda Badung Gelar Edukasi Kesehatan

(Baliekbis.com), Setahun lalu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam kemkes.go.id merilis, tiap 25 menit, satu perempuan Indonesia meninggal dunia akibat kanker serviks.

“Berkaitan hal tersebut (bahaya kanker serviks, Red), maka kami Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Orda Badung menggelar edukasi Kesehatan,” ujar Ketua ICMI Orda Badung Mohammad Thoha di sela melantik pengurus Organisasi Satuan Kecamatan wilayah Mengwi, Abiansemal, dan Kuta Selatan bertempat di Kantor Camat Mengwi  Badung, Minggu (23/8).

Pelantikan yang dipusatkan di Gedung Pertemuan Kantor Camat Mengwi ini, dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari kader PKK dari berbagai desa di Kecamatan Mengwi, majelis taklim, hingga tokoh masyarakat lintas agama.

Thoha menegaskan, pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan ini merupakan wujud nyata amanah Silaturahmi Kerja Daerah (Silakda) dalam memperluas jangkauan gerakan cendekiawan yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.Sementara, edukasi kesehatan tentang kanker serviks disampaikan Dokter Ida Ayu Chandranita Manuaba dari Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, Badung.

Sementara, edukasi kesehatan tentang kanker serviks disampaikan Dokter Ida Ayu Chandranita Manuaba dari Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, Badung.

Menurut Dokter Chandra, kesadaran masyarakat untuk deteksi dini kanker serviks masih rendah. Statistiknya baru 7 persen tiap populasi. Padahal, targetnya 70 persen. “Ini rendah sekali. Padahal, pada 2030 mendatang, kasus kanker serviks harus nol,” ujarnya.

Ia minta para perempuan, waspada dengan pahami gejala awal kanker serviks. Keputihan berulang-ulang, jangan anggap enteng. Sudah menopause, tiba-tiba berdarah. “Atau berhubungan (hubungan suami istri), tiba-tiba berdarah. Maka, segera ke layanan Kesehatan,” pintanya.

Untuk pencegahan, secara sekunder, pap smear  yang primer dengan vaksinasi HPV atau human papilloma virus. Sebab, penyebab kanker serviks atau kanker di rongga rahim dan vagina ini disebabkan virus HPV.

Selain mengenal dini kanker serviks, juga digelar donor darah, ICMI Badung menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Badung. dokter Ani Rosidah, dokter Ervina, dan Iyan, bertugas hendel peserta donor darah ini.

Menurut dokter Ani, dari target 50 peserta donor darah, yang daftar 38 orang. Yang 17 gagal dan 21 lolos. 17 orang gagal donor karena tensi, Hb tinggi atau darahnya kental, hingga faktor usia, jelasnya.

Sedangkan dokter Ervina jelaskan, untuk pemeriksaan kesehatan gratis, 43 orang diperiksa tensi darah, gula darah, kolestrol, hingga asam urat. Yang kena asam urat, mayoritas dari faktor makanan.Kepala ICMI Orwil Bali Hj. Farida Hanum Ritonga memberi selamat pengurus tiga kecamatan yang baru dilantik. “Tetap semangat, berbuat kebajikan untuk sesama. ICMI cendekia. Selamat, Abiansemal Cendekia, Mengwi luar biasa, dan juga Kuta Selatan, para cendekia,” pungkasnya. (ist)

Kepala ICMI Orwil Bali Hj. Farida Hanum Ritonga memberi selamat pengurus tiga kecamatan yang baru dilantik. “Tetap semangat, berbuat kebajikan untuk sesama. ICMI cendekia. Selamat, Abiansemal Cendekia, Mengwi luar biasa, dan juga Kuta Selatan, para cendekia,” pungkasnya. (ist)