Demokrat Denpasar Gelar Gerakan Langit Biru dengan Tanam Pohon dan Aksi Bersih Lingkungan

(Baliekbis.com), DPC Partai Demokrat Kota Denpasar menggelar sejumlah kegiatan melaksanakan gerakan Langit Biru Indonesia Asri dengan menanam pohon, aksi bersih lingkungan serta kegiatan kerakyatan lainnya.

Penanaman pohon dan Lomba Kerakyatan serangkaian menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat berlangsung kawasan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (23/8). Acara ini dihadiri Ketua DPC Partai Demokrat Denpasar A.A. Ketut Asmara Putra, Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta, Anggota DPR RI Tutik Kusuma Wardhani dan ratusan kader serta simpatisan.Ketua DPC Partai Demokrat Kota Denpasar A.A. Ketut Asmara Putra alias Gus Cilik mengatakan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan program DPP Partai Demokrat atas instruksi Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Denpasar A.A. Ketut Asmara Putra alias Gus Cilik mengatakan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan program DPP Partai Demokrat atas instruksi Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

“Demokrat Denpasar juga melakukan kegiatan di sejumlah lokasi. Kita menggelar gerak jalan dan touring sepeda motor menuju Kintamani, dilanjutkan penanaman pohon di kawasan Danau Batur hingga Bukit Penulisan serta aksi bersih-bersih di Pantai Sanur,” jelasnya.Dalam rangkaian aksi lingkungan tersebut, Demokrat Denpasar melakukan penanaman masing-masing 25 pohon kenanga, cempaka dan kembang sepatu.

Tutik Kusuma Wardhani

Dalam rangkaian aksi lingkungan tersebut, Demokrat Denpasar melakukan penanaman masing-masing 25 pohon kenanga, cempaka dan kembang sepatu.“Kita siapkan juga 25 pohon untuk ditanam di lingkungan Kota Denpasar, kemudian bersih-bersih dan dilanjutkan lomba-lomba kerakyatan seperti tarik tambang, lomba kelereng, makan kerupuk, karaoke, hingga lomba makan jajan beradu jidat,” jelasnya.

“Kita siapkan juga 25 pohon untuk ditanam di lingkungan Kota Denpasar, kemudian bersih-bersih dan dilanjutkan lomba-lomba kerakyatan seperti tarik tambang, lomba kelereng, makan kerupuk, karaoke, hingga lomba makan jajan beradu jidat,” jelasnya.

Menurut Gus Cilik kegiatan ini dikemas sebagai ruang interaksi antara kader dan masyarakat. Ia berharap momentum tersebut juga memperkuat semangat kader menghadapi agenda politik mendatang.Gus Cilik menekankan aksi lingkungan menjadi bagian dari upaya mengedukasi masyarakat untuk menjaga alam. Ia mengaitkannya dengan prinsip Tri Hita Karana, khususnya menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan lingkungan. Dikatakan persoalan kebersihan dan sampah tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah ataupun masyarakat, tetapi harus ditangani melalui sinergi dan koordinasi.

Gus Cilik menekankan aksi lingkungan menjadi bagian dari upaya mengedukasi masyarakat untuk menjaga alam. Ia mengaitkannya dengan prinsip Tri Hita Karana, khususnya menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan lingkungan. Dikatakan persoalan kebersihan dan sampah tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah ataupun masyarakat, tetapi harus ditangani melalui sinergi dan koordinasi.“Alam harus dipelihara dengan baik. Apalagi Bali ini sebagai destinasi pariwisata. Jadi jangan biarkan alam kotor. Harus kita jaga bersama kebersihan dan kelestarian alam Bali ini,” kata Gus Cilik.

“Alam harus dipelihara dengan baik. Apalagi Bali ini sebagai destinasi pariwisata. Jadi jangan biarkan alam kotor. Harus kita jaga bersama kebersihan dan kelestarian alam Bali ini,” kata Gus Cilik.

Politisi asal Padangsambian ini mengingatkan sampah plastik menjadi ancaman bagi lingkungan karena membutuhkan waktu lama untuk terurai. “Perlu edukasi masyarakat untuk mengembalikan alam ini. Kita pelihara, kita jaga,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat Tutik Kusuma Wardhani mendorong generasi muda Bali memanfaatkan peluang kerja dan magang, terutama di tengah pertumbuhan sektor pariwisata. Kemnaker sudah menyediakan program Magang Hub. Generasi Z dan anak-anak muda harus aktif memanfaatkan teknologi, buka informasi di ponsel masing-masing.

“Jangan sampai peluang magang di daerah sendiri, seperti sektor pariwisata Bali, justru didominasi oleh tenaga kerja dari luar,” tegas politisi asal Buleleng ini. Ia berharap momentum HUT Demokrat dan Kemerdekaan RI menjadi sarana memperkuat persatuan serta pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. (ist)

Leave a Reply

Berikan Komentar