Binaan Astra Honda Melesat di Barcelona, Ciptakan Sejarah Baru untuk Indonesia
(Baliekbis.com), Dua pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang FIM JuniorGP World Championship 2025 seri keenam yang digelar di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (2/11).
Setelah Fadillah Arbi Aditama mengibarkan Merah Putih di Moto3 JuniorGP Barcelona pada 2023, kini giliran M. Kiandra Ramadhipa mencatat sejarah dengan kemenangan dramatis di kelas European Talent Cup (ETC). Sementara itu, Veda Ega Pratama tampil konsisten di kelas JuniorGP, finis di posisi keenam dan kedelapan pada dua race yang digelar.
Dalam musim 2025, AHM menurunkan dua pebalap muda bertalenta pada ajang FIM JuniorGP, yaitu Ramadhipa di kelas ETC bersama Honda Asia Dream Racing – Junior Team, dan Veda bersama Astra Honda Racing Team di kelas JuniorGP Moto3.
Meski harus start dari posisi ke-24 akibat penalti pada sesi kualifikasi, Ramadhipa tampil gemilang. Pebalap asal Sleman ini menunjukkan kepercayaan diri dan strategi matang dengan menyalip 14 pebalap dan berhasil menembus sepuluh besar.
Empat lap terakhir menjadi momen penentuan. Ramadhipa tampil agresif dengan motor NSF250R, sempat memimpin balapan di dua lap terakhir, dan akhirnya merebut podium pertama dengan selisih waktu tipis hanya 0,007 detik. Lagu kebangsaan Indonesia Raya pun kembali berkumandang di benua Eropa.
Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Ramadhipa di musim 2025 sekaligus memperkuat posisinya di peringkat ketiga klasemen sementara ETC dengan 129 poin.
“Alhamdulillah, ini untuk Indonesia, keluarga, Astra Honda Racing Team, dan Junior Talent Team. Saya menebus kesalahan di kualifikasi dan membuktikan hasil terbaik untuk Indonesia,” ujar Ramadhipa penuh semangat.
Di kelas JuniorGP, Veda Ega Pratama juga menunjukkan performa stabil. Start dari posisi kelima, ia tampil kompetitif di grup terdepan dan finis keenam di Race 1. Pada Race 2, Veda sempat berada di posisi kedua sebelum red flag mengakhiri balapan lebih cepat akibat insiden di lap terakhir. Veda menutup race dengan finis kedelapan dan kini menempati peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 64 poin.
“Dua balapan ini cukup sulit, tapi saya tetap bisa finis di grup depan dan membawa pulang poin penting. Di Valencia nanti, saya ingin menutup musim dengan hasil terbaik untuk tim,” ujarnya.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, mengungkapkan kebanggaan atas pencapaian para pebalap muda binaan AHM yang menunjukkan hasil dari proses pembinaan berjenjang dan komprehensif.
“Kemenangan Ramadhipa dan konsistensi Veda membuktikan bagaimana pembinaan berkelanjutan membentuk karakter dan kemampuan pebalap muda Indonesia agar mampu bersaing di level dunia,” jelas Andy.
Putaran terakhir FIM JuniorGP World Championship 2025 akan berlangsung di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada akhir November mendatang. Kedua pebalap Astra Honda akan kembali berjuang menutup musim dengan hasil terbaik dan membawa semangat Indonesia di pentas dunia balap. (ist)

