Ajang FFI 2021, Film “Penyalin Cahaya” Raih Piala Citra Terbanyak 

(Baliekbis.com),Di malam penganugerahan FFI, pemenang Piala Citra pertama untuk kategori Film Cerita Panjang Terbaik, jatuh kepada film “Penyalin Cahaya”, yang dibacakan nominasi serta hasilnya secara langsung oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim.

Dalam perhelatan FFI 2021, film “Penyalin Cahaya” juga menempatkan nominasi dalam berbagai kategori lainnya. Selanjutnya untuk pemenang kategori Sutradara Terbaik yaitu Wregas Bhanuteja dalam film “Penyalin Cahaya”, kategori Penulis Skenario Asli Terbaik yaitu Henricus Pria, Wregas Bhanuteja dalam film “Penyalin Cahaya”, kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik yaitu Gea Rexy, Bagus Bramanti, Charles Gozali dalam film “Sobat Ambyar”, serta kategori Pengarah Sinematografi Terbaik yaitu Gunnar Nimpuno dalam film “Penyalin Cahaya”.

Kemudian, pemenang untuk kategori Penata Efek Visual Terbaik yaitu Bintang Adi Pradana dalam film “Preman”, kategori Penyunting Gambar Terbaik yaitu Ahmad Yuniardi dalam film “Penyalin Cahaya”, kategori Penata Suara Terbaik yaitu Sutrisno, Satrio Budiono dalam film “Penyalin Cahaya”, kategori Penata Musik Terbaik yaitu Yennu Ariendra dalam film “Penyalin Cahaya”, serta kategori Pencipta Lagu Tema Terbaik yaitu Mian Tiara juga dalam film yang sama “Penyalin Cahaya”.

Untuk pemenang untuk kategori Penata Artistik Terbaik yaitu Dita Gambiro dalam film “Penyalin Cahaya”, kategori Penata Busana Terbaik yaitu Fadillah Putri Yunidar dalam film Penyalin Cahaya, kategori Penata Rias Terbaik yaitu Novi Ariyanti dalam film “Preman”, kategori Pemeran Utama Pria Terbaik yaitu Chicco Kurniawan dalam film “Penyalin Cahaya”, serta kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik yaitu Arawinda Kirana dalam film “Yuni”.

Kemudian, pemenang untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik yaitu Jerome Kurnia dalam film “Penyalin Cahaya”, kategori Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik yaitu Marissa Anita dalam film “Ali & Ratu-Ratu Queens”, kategori Film Cerita Pendek Terbaik yaitu film “Laut Memanggilku”, kategori Film Dokumenter Pendek Terbaik yaitu film “Three Faces in the Land of Sharia, serta kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik yaitu film “Invisible Hopes”.

Selanjutnya, pemenang untuk kategori Film Animasi Panjang terbaik yaitu “Nussa”, kategori Film Animasi Pendek Terbaik yaitu “Ahasveros”, kategori Pengabdian Seumur Hidup Untuk Film diberikan kepada Jajang C. Noer, aktris senior yang menorehkan berbagai prestasi karya sineas gemilang, serta kategori Karya Kritik Film Terbaik dianugerahkan untuk karya dengan judul Going Gaga Kejahanaman: Martabat dan Pandangan Dunia Perempuan Tanah Jahanam yang ditulis oleh Kukuh Yudha Karnanta.

Adapun untuk pemenang kategori Film Terfavorit Pilihan Penonton, Aktor Terfavorit Pilihan Penonton serta Aktris Terfavorit Piala Pilihan Penonton ditetapkan film “Ali & Ratu-Ratu Queens”, aktor Angga Yunanda, dan aktris Prilly Latuconsina sebagai favorit publik tahun 2021 berdasarkan hasil pemilihan secara daring yang dilakukan oleh kurang lebih 63.600 responden melalui laman resmi FFI yang dimulai pada tanggal 1 September – 31 Oktober 2021.

Festival Film Indonesia (FFI) yang diselenggarakan sejak pertama kali pada 1955 adalah suatu kegiatan sosial budaya yang berfungsi sebagai tolok ukur prestasi, apresiasi, dan promosi bagi film Indonesia. FFI 2021 turut dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno serta dimeriahkan penampilan seni musik maupun drama kontemporer.

Daftar nominasi serta pemenang FFI 2021 dapat dilihat melalui laman resmi https://festivalfilm.id/ serta narahubung jalur komunikasi Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek (021-572-5716). (ist)