Vaksinasi Drive Thru di Kuta Targetkan 2.000 Penerima Vaksin dalam 4 Hari

(Baliekbis.com), Dalam mensukseskan program vaksinasi dan memperluas zona hijau, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kesehatan terus melanjutkan kolaborasi dengan pihak swasta.  Salah satunya adalah bekerjasama dengan pihak Halodoc dan Waterboom Kuta dengan melaksanakan vaksinasi drive thru bagi pekerja pariwisata bertempat di parkiran Waterboom Kuta, Selasa (20/4). Pelaksanaan vaksinasi ini dipantau secara langsung oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta berserta Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Bupati I Ketut Suiasa dan Sekda I Wayan Adi Arnawa. Nantinya selama empat hari pelaksanaannya, ditargetkan sebanyak 2.000 peserta yang menerima vaksinasi melalui program drive thru ini.

Dihadapan awak media, Bupati Giri Prasta menyatakan bahwa Pemkab Badung memfokuskan program vaksinasi drive thru ini dikawasan Kuta, mengingat di kawasan Kuta sirkulasi kendaraannya yang padat, sehingga warga masyarakat Badung yang melintas di kawasan tersebut dan mau melakukan vaksinasi dipersilahkan untuk mampir karena Pemkab Badung berserta pihak terkait sudah menyiapkan fasilitas yang sangat baik.

“Adapun keuntungan vaksinasi drive thru ini, dimana satu mobil bisa melakukan vaksin 4 orang dan satu motor bisa 2 orang. Ini bentuk wujud pelayanan kami Pemerintah Kabupaten Badung untuk membentuk dan memperluas green zone di wilayah Kabupaten Badung. Untuk wilayah Kutsel dan Kuta digenjot pelaksanaan vaksinasinya karena wilayah ini merupakan pintu masuk tamu domestik dan mancanegara melalui transportasi udara. Maka kami menargetkan minggu depan vaksinasi kepada masyarakat Kuta harus sudah clear sehingga bisa menjadi zona hijau,” ucapnya seraya menyebutkan pada hari Rabu (21/4) ini Pemkab Badung juga akan melaksanakan program serupa di Mall Bali Galeria dengan menggandeng pihak TNI dan Polri.

Bupati menambahkan mengingat pariwisata Kuta sudah mendunia untuk itu pihaknya terus mendorong pelaksanaan vaksinasi baik secara reguler dan drive thru sebagai bentuk kesiapan Pemkab Badung untuk menyambut pembukaan pariwisata di bulan Juli.

“Kami selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Maka dengan adanya informasi yang diberikan maka kami Bupati, Wakil Bupati, Sekda, DPRD maupun jajaran Dinas Kesehatan dan tokoh masyarakat konsen untuk menggerakkan kegiatan vaksinasi ini melalui regu penggerak vaksin. Saya juga berterima kasih kepada masyarakat Badung atas partisipasinya dalam mensukseskan program ini, ketika diberikan jadwal untuk hadir melaksanakan vaksinasi dilakukan secara tuntas dan baik. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada relawan vaksin yang digerakkan Dinkes, terima kasih kepada warga masyarakat atas kesadarannya,” ucapnya.

Sedangkan bagi tamu asing yang mau melakukan vaksinasi di Badung, Giri Prasta menyebutkan bahwa tamu yang bersangkutan harus mendapatkan rekomendasi dari Kedubesnya masing-masing untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Untuk memberikan rasa safety bagi wisatawan yang akan berkunjung ke destinasi wisata yang ada di Kabupaten Badung, dalam waktu dekat pihaknya akan turun ke lapangan memasang genose di beberapa destinasi wisata terutama yang ada di wilayah Kuta dengan memperhatikan kapasitas ketersediaan genose yang ada di Kabupaten Badung. “Genose lebih simpel dalam pengoperasiannya dan cepat perolehan hasilnya,” terangnya.

Sementara itu Vice President Government Relations & Corporate Affairs Halodoc Adeline Hindarto mengatakan mengelola layanan drive thru sudah dilakukan sejak tahun lalu. Bermula pada layanan tes Covid-19 drive thru yang telah dihadirkan di 32 lokasi di 20 kota. “Membawa semangat yang sama dalam memberikan kemudahan akses layanan kesehatan, kami merasa terhormat dapat membantu Pemerintah Kabupaten Badung dalam menghadirkan pos pelayanan vaksinasi Covid-19 drive thru untuk memberikan akses vaksinasi yang aman dan praktis dengan menyasar target prioritas baru yaitu pelaku pariwisata sehingga dapat menjadi awal pemulihan ekonomi melalui program wisata aman di Bali,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Waterbom Bali Sayan Gulino mengatakan pihaknya sangat terbuka dalam mendukung arahan pemerintah terkait pelaksanaan program vaksinasi massal. “Sebagai salah satu pelaku di sektor pariwisata, tentunya merupakan sebuah kesempatan emas bagi kami untuk dapat berkontribusi dalam kembali membangkitkan sektor ini di tengah pandemi Covid-19. Kami telah mendedikasikan lahan yang dapat membantu warga Bali mendapatkan akses vaksinasi yang diharapkan mampu memberikan harapan baru bagi sektor pariwisata di Pulau Dewata,” terangnya. (ist)