Srikandi PLN Bali Gali Potensi Perempuan, dari Ruang Kerja hingga Aksi Sosial
(Baliekbis.com),Srikandi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali menggelar kegiatan Workshop Women Empowerment dan Inspiring Srikandi di PLN UID Bali, Jumat (22/8).
Kegiatan yang diikuti karyawati PLN serta perwakilan Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN ini menghadirkan rangkaian sesi inspiratif, mulai dari workshop bersama Dinas Sosial Kota Denpasar, pelatihan meracik parfum, hingga sesi Inspiring Srikandi oleh praktisi kesehatan kulit.
Selain memperkuat kapasitas diri, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi sosial berupa pengumpulan donasi yang disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Denpasar untuk mendukung pemberdayaan perempuan rentan.
Ketua Srikandi PLN UID Bali, Nining Asih Pratiwi, menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam meningkatkan kompetensi karyawati dan mendorong lahirnya perempuan tangguh di berbagai lini.
“Acara ini menjadi ruang belajar sekaligus wadah inspirasi bagi para Srikandi PLN. Melalui sinergi lintas sektor, khususnya bersama Dinas Sosial, kami berharap perempuan semakin berdaya, mandiri, dan mampu memberi manfaat lebih luas, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat,” ujar Nining.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menegaskan pentingnya peran perempuan di tubuh PLN yang selama ini identik dengan dunia kerja maskulin.
“Meski PLN dikenal sebagai perusahaan dengan dominasi tenaga kerja laki-laki, kontribusi karyawati tetap sangat vital. Srikandi adalah simbol keberanian, ketangguhan, dan kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, kami mendorong peningkatan upskilling dan reskilling karyawati agar terus berperan penting, tidak hanya di perusahaan, tetapi juga dalam keluarga dan masyarakat,” ungkap Eric Rossi.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, SS, M.Hum, mengapresiasi langkah PLN yang turut memperkuat pemberdayaan perempuan. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan perlindungan sosial yang inklusif.
“Kami menangani banyak kasus perempuan rentan, anak terlantar, hingga penyandang disabilitas. Dukungan PLN melalui kegiatan seperti ini sangat berarti. Dengan sinergi, kita bisa memastikan perempuan mendapat ruang yang layak untuk berkembang, berdaya, dan berkontribusi bagi keluarga serta kota Denpasar,” kata Laxmy.
Kegiatan yang juga disiarkan secara daring ini menghadirkan antusiasme tinggi dari peserta. Melalui sesi praktik meracik parfum dan berbagi pengalaman bersama dokter kulit, para Srikandi mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana menjaga kepercayaan diri, kesehatan, serta menemukan kekuatan dari dalam diri.
Menutup kegiatan, Srikandi PLN UID Bali menegaskan komitmennya untuk terus menyalakan semangat optimisme dan mendorong perempuan agar berdaya, mandiri, serta mampu memberikan inspirasi positif bagi lingkungan kerja maupun masyarakat. (ist)
