Rapat Koordinasi Pelindo Bersama Tim Stranas, Pantau Penerapan Layanan Logistik Digital di Pelabuhan Benoa

(Baliekbis.com),PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) melakukan rapat koordinasi dan peninjauan lapangan di Pelabuhan Benoa, Bali, Selasa (19/5).

Kegiatan ini untuk memantau penerapan sistem layanan logistik digital melalui National Logistics Ecosystem (NLE) dan single billing agar proses layanan di pelabuhan menjadi lebih cepat, terintegrasi, dan efisien.

Kegiatan yang berlangsung pada 19–20 Mei 2026 tersebut dihadiri oleh berbagai instansi seperti KSOP Benoa, Bea Cukai Denpasar, Karantina, Pelindo, PT Perikanan Indonesia (Persero), serta pelaku usaha perikanan di Pelabuhan Benoa.

Dalam pertemuan ini, para peserta membahas perkembangan layanan logistik digital sekaligus kendala yang masih ditemui di lapangan.

Pelindo menyampaikan sebagian besar program digitalisasi logistik telah berjalan dengan baik. Saat ini tercatat 83.965 truk logistik telah terdata dalam sistem, dengan 56.682 kartu STID aktif yang digunakan untuk mendukung layanan logistik berbasis digital.

Meski begitu, masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti peremajaan armada truk, penataan tenaga kerja bongkar muat, dan pengembangan area penyangga kendaraan logistik menuju pelabuhan.

Sub Regional Head Bali Nusra, Fariz Hariyoso, mengatakan Pelindo akan terus mendukung penguatan sistem logistik nasional melalui layanan yang lebih terintegrasi dan efisien.

Melalui kerja sama antarinstansi dan stakeholder terkait, transformasi logistik nasional diharapkan dapat berjalan lebih baik, transparan, dan mampu mendukung kelancaran distribusi barang di Indonesia. (ist)

Leave a Reply

Berikan Komentar