Pastikan Penyaluran Beasiswa PIP Tepat Sasaran, Tim Ahli Anggota DPD RI Rai Mantra Langsung Turun ke Lapangan
(Baliekbis.com), Tim Ahli Anggota DPD RI I.B. Rai Dharmawijaya Mantra meninjau langsung proses penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) pada Selasa (13/01/2026) di Kabupaten Bangli. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan administrasi dilakukan dengan baik dan beasiswa tersalurkan langsung ke pihak yang bersangkutan. Dalam kesempatan tersebut, tim yang dikoordinir oleh Drs. I Dewa Gede Anom Sayoga melakukan peninjauan di Kabupaten Bangli tepatnya di Kecamatan Tembuku dan Kecamatan Bangli. Di Kabupaten Bangli, Anggota DPD RI Perwakilan Bali I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menyalurkan Beasiswa PIP di 14 Satuan Pendidikan dari tingkat SD, SMP dan SMA dengan total lebih dari 90 penerima manfaat.
Penijauan pertama dilakukan ke BRI Unit Metro, Kecamatan Tembuku. Sebelumnya, guru salah satu Siswa Penerima PIP di SD 2 Jehem, Dewa Putra menyampaikan kendala dalam proses pencairan PIP. Setelah dilakukan peninjauan dan koordinasi dengan pihak Bank yakni Wira Sanjaya, kendala yang terjadi pada saat itu terletak pada kelengkapan administrasi siswa terkait, sehingga proses aktivasi dan pencairan belum bisa dilakukan. Dewa Sayoga mengatakan tim selalu proaktif mengingatkan baik sekolah maupun orangtua dan menindaklanjuti kendala-kendala yang dialami dalam proses pencairan. Diungkapkan selain kelengkapan administrasi, kesalahan rekening juga turut menjadi penyebab terhambatnya proses pencairan.

Setelah melaksanakan peninjauan di Bank Penyalur, Tim melanjutkan ke SD Negeri 1 Kawan, salah satu penerima PIP terbanyak. Luh Yuli Suryanti, S.Pd., guru yang menerima Tim, dalam kesempatan tersebut mengatakan beasiswa sudah tersalurkan ke siswa bersangkutan dan sekolah turut membantu dalam proses aktivasi. Kendalanya memang terdapat beberapa orangtua yang belum melakukan proses pencairan ke bank. Peninjauan ini tidak terlepas dari komitmen Anggota Komite III DPD RI, I.B. Rai Dharmawijaya Mantra guna memastikan beasiswa tepat sasaran dan dirasakan langsung manfaatnya untuk menunjang kebutuhan pendidikan.
PIP merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah yang diberikan berdasarkan kondisi ekonomi keluarga, bukan berdasarkan prestasi akademik. Beasiswa PIP ini diberikan kepada peserta didik yang berstatus yatim piatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan. Peserta didik yang terkena dampak bencana alam. Peserta didik yang tidak bersekolah (drop out) yang diharapkan kembali bersekolah. Rai Mantra mengatakan Beasiswa PIP ini merupakan upaya negara untuk memastikan anak-anak tetap mengenyam pendidikan tanpa terkendala biaya.
“Jadi program ini hadir untuk membantu meringankan beban orangtua agar anak-anak bisa terus bersekolah dan fokus belajar,” ujarnya. Menurut Rai Mantra, akses pendidikan yang merata menjadi kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Untuk itu perhatian terhadap pendidikan harus terus diperkuat. “Kita harapkan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena kendala ekonomi,” tegas mantan Walikota Denpasar ini. (ist)

