Pasca-Gempa, Pelabuhan Pelindo di NTT Berangsur Normal, Pemulihan Pelabuhan Maumere Dipercepat

(Baliekbis.com),PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan sejumlah pelabuhan di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah kembali beroperasi normal pascagempa bumi yang terjadi pagi hari ini.

Sementara itu, untuk Pelabuhan Maumere di Kabupaten Sikka yang mengalami dampak lebih signifikan, Pelindo terus melakukan percepatan pemulihan.

Gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT berdampak dengan tingkat yang berbeda terhadap sejumlah pelabuhan yang dikelola Pelindo. Berdasarkan pemeriksaan dan pemantauan di lapangan, sebagian pelabuhan saat ini telah dapat melayani kegiatan operasional seperti biasa.

Di wilayah Pulau Flores, selain Pelabuhan Maumere. 2 pelabuhan lain yaitu Pelabuhan Labuan Bajo dan Pelabuhan Ende Ippi yang sempat mengalami gangguan pasokan listrik atau blackout pada pagi hari, kini telah kembali normal.

Kedua pelabuhan tersebut telah dapat melayani kegiatan kapal penumpang maupun kapal barang, termasuk aktivitas bongkar muat.

Adapun Pelabuhan Waingapu, Kupang, dan Kalabahi hanya mengalami dampak ringan dan secara umum tidak mengalami gangguan signifikan terhadap kegiatan operasional. Seluruh layanan di ketiga pelabuhan tersebut saat ini berjalan normal.

Executive Director 3 Pelindo Wahyu Widodo menjelaskan, dalam proses pemulihan, Pelindo juga berkoordinasi dengan TNI/Polri, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait.

“Kami memahami pentingnya keberadaan pelabuhan bagi konektivitas masyarakat dan distribusi logistik di NTT. Karena itu, percepatan pemulihan terus kami lakukan, khususnya di Maumere. Namun, seluruh proses tersebut tetap kami laksanakan dengan mengedepankan keselamatan sehingga layanan dapat kembali normal secara aman dan optimal,” ujar Wahyu.

Sementara itu Pelabuhan Maumere menjadi pelabuhan yang mengalami dampak paling signifikan. Kerusakan terjadi pada bagian terminal dan area olah gerak kapal di Dermaga 4. Saat ini, dermaga yang melayani kapal Ro-Ro dan penumpang masih belum dapat digunakan karena masih dalam proses pembersihan dan penanganan material.

Proses pembersihan tersebut dilakukan bersama stakeholder terkait, termasuk melibatkan TNI AL, menyusul adanya tangga kapal yang terjatuh dan berada di area dermaga.

Pelindo terus melakukan koordinasi dan percepatan penanganan agar area tersebut dapat segera dinyatakan aman dan kembali digunakan untuk pelayanan kapal penumpang.
Sementara itu, layanan peti kemas di Pelabuhan Maumere tetap berjalan normal.

“Untuk Pelabuhan Maumere, kami melakukan percepatan pemulihan karena terdapat bagian fasilitas yang terdampak cukup signifikan. Kami bersama stakeholder terkait terus melakukan pembersihan dan penanganan agar dermaga penumpang dapat segera kembali digunakan, tentunya setelah dipastikan aman dan memenuhi aspek keselamatan,” ujar Wahyu Widodo.

Pelindo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses penanganan pascagempa serta memohon pengertian para pengguna jasa apabila masih terdapat penyesuaian layanan selama proses pemulihan di Pelabuhan Maumere berlangsung.

Tentang Pelindo

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang juga dikenal dengan Pelindo adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang jasa kepelabuhanan. Tugas, wewenang, dan tanggung jawab Pelindo mengelola pelabuhan yang tersebar di 32 provinsi di Indonesia. Pelindo menjalankan bisnis inti sebagai penyedia fasilitas jasa kepelabuhanan yang memiliki peran kunci guna menjamin kelangsungan dan kelancaran angkutan laut. Dengan tersedianya prasarana transportasi laut yang memadai, Pelindo mampu menggerakkan serta mendorong kegiatan ekonomi negara dan masyarakat. (ist)

Leave a Reply

Berikan Komentar