Meriah, Perayaan “Christmas in July” ala Australia di Prama Sanur Beach Bali
(Baliekbis.com),”Christmas in July”, sebuah perayaan yang terinspirasi dari tradisi musim dingin yang populer di Australia digelar Prama Sanur Beach Bali, Sabtu (25/7) malam. Acara yang dihadiri ratusan wisatawan yang didominasi turis Australia itu berlangsung meriah.
Selain dihadiri sekitar 300 tamu, perayaan “Christmas in July” yang baru pertama digelar ini diisi berbagai hiburan musik maupun tarian lokal. Tamu yang sebagian anak-anak juga sempat berfoto dengan Santa Claus yang disiapkan Prama Sanur Beach.
“Tamu yang datang kita suguhkan berbagai hidangan yang menjadi khas Australia. Bahan makanan kita datangkan dari negeri tersebut,” ujar General Manager Prama Sanur Beach Bali I Gusti Bagus Surya didampingi Sales & Marketing Manager A.A. Suarya Putra, F&B Manager I Gusti Ngurah Antarayana, Marketing Manager Ni Made Udiyani dalam jumpa pers sebelum acara.
Bagus Surya menjelaskan perayaan “Christmas in July” dengan tema “Summer Meets, Christmas Magic” ini merupakan yang pertama digelar. “Event ini juga mungkin satu-satunya hotel yang adakan. Ini sebagai apresiasi kami untuk nenjalin hubungan kepada tamu dan menjadi pengalaman baru buat tamu,” jelasnya.
Yang juga khas dari perayaan ini adalah sajian makanan yang khas Australia. “Kita sajikan menu kalkun dan beberapa menu lain yang khusus didatangkan dari Australia,” jelas F&B Manager I Gusti Ngurah Antarayana.

Marketing Manager Ni Made Udiyani menjelaskan sambutan tamu luar biasa terhadap event ini. “Begitu kita promosikan “Christmas in July” ini kepada tamu, mereka sangat antusias. Bahkan tamu dari hotel lain. Melihat antusiasme tamu yang begitu besar, event akan rutin digelar,” jelas Udiyani.
Sales & Marketing Manager A.A. Suarya Putra mengatakan Sanur sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan Australia di Bali. Hal ini terlihat dari tingginya jumlah kunjungan wisatawan Australia. “Tamu yang menginap di Prama Sanur Beach Bali dominan Australia,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap hubungan tersebut, Prama Sanur Beach Bali dengan bangga menghadirkan “Christmas in July”, sebuah perayaan yang terinspirasi dari tradisi musim dingin yang populer di Australia.
Menurut Bagus Surya, meskipun Natal di Australia dirayakan pada musim panas di bulan Desember, masyarakat Australia juga memiliki tradisi Christmas in July, yaitu merayakan suasana Natal di tengah musim dingin agar lebih identik dengan nuansa Natal yang hangat, lengkap dengan dekorasi, hidangan khas, dan kebersamaan.
Melalui acara ini, Prama Sanur Beach Bali sebagai hotel pertama yang menginisiasi, juga ingin memperkenalkan salah satu budaya unik Australia kepada masyarakat Indonesia maupun wisatawan mancanegara, sekaligus menghadirkan pengalaman baru yang memperkaya atraksi wisata di kawasan Sanur.
Pengunjung akan menikmati berbagai pengalaman menarik, antara lain,
• Suasana Christmas in July khas Australia
• Hiburan musik dan pertunjukan bertema Natal
• Sajian kuliner spesial bertema Christmas
• Aktivitas ramah keluarga
• Perayaan di tepi pantai Sanur dengan suasana tropis yang unik
Lebih dari sekadar hiburan, acara ini merupakan bentuk komitmen Prama Sanur Beach Bali dalam menghadirkan pengalaman budaya internasional yang berpadu harmonis dengan keramahan khas Bali.
Sebagai salah satu resort legendaris di kawasan Sanur, Prama Sanur Beach Bali terus menghadirkan inovasi acara yang dapat memperkaya kalender pariwisata Sanur sekaligus memperkuat citra Sanur sebagai destinasi yang terbuka terhadap keberagaman budaya dunia.
“Australia merupakan salah satu pasar wisatawan terbesar bagi Sanur. Melalui Christmas in July, kami ingin merayakan kedekatan tersebut sekaligus memperkenalkan tradisi khas Australia kepada masyarakat lokal maupun wisatawan dari berbagai negara. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang dinantikan dan semakin memperkuat daya tarik Sanur sebagai destinasi wisata internasional,” ungkap Bagus Surya.
Melalui penyelenggaraan perdana ini, Christmas in July diharapkan menjadi salah satu signature event baru di Sanur yang mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan sekaligus mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Australia. (ist)

