Komite III DPD RI Kunjungi Rumah Sakit Internasional Bali di Sanur, Pastikan Penyelenggaraan Layanan Kesehatan Kelas Dunia

(Baliekbis.com), Komite III DPD RI yang dipimpin oleh Ketua Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum. mengunjungi Rumah Sakit Internasional Bali di Sanur, Senin (24/11).

Kunjungan ini dilatarbelakangi komitmen lembaga dalam melaksanakan fungsi pengawasan di bidang kesehatan, khususnya terkait penyelenggaraan layanan kesehatan bertaraf internasional di daerah.

“Sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional, adanya fasilitas kesehatan berstandar global seperti RS Internasional Bali menjadi momen penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia,” ujar Filep dalam sambutannya.

Kedatangan Komite III—yang terdiri dari Wakil Ketua H. Jelita Donal (Dapil Sumatra Barat), Wakil Ketua dr. Hj. Erni Daryati (Dapil Kalimantan Tengah), Anggota Komite III Dapil Bali I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, serta anggota lainnya—diterima oleh Direktur Utama RS Internasional Bali dr. Dewi F. Fitriana, MPH, Direktur RS dr. Sheira Aurani, MPH, FISQua, Division Head Partnership (KEK Sanur) Satrio Putro Wihanto, serta Kepala Administrator KEK Sanur dan Kura Kura Bali dr. Ida Bagus Anom Suryadiputra, M.H.

Filep mengatakan bahwa Komite III DPD RI perlu melakukan peninjauan langsung terhadap operasional dan kapabilitas rumah sakit tersebut. DPD RI memiliki mandat konstitusional untuk memperjuangkan kepentingan daerah dalam proses penyusunan kebijakan nasional, termasuk dalam sektor kesehatan melalui Alat Kelengkapan Komite III.

“Kunjungan ini adalah untuk memastikan penyelenggaraan layanan kesehatan kelas dunia yang dikembangkan di RS Internasional Bali telah sesuai dengan tujuan pembangunan kesehatan nasional, yakni memberikan pelayanan yang berkualitas, aman, profesional, dan dapat dijangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

RS Internasional Bali dirancang sebagai pusat layanan kesehatan berstandar internasional yang mengadopsi teknologi medis modern, fasilitas unggulan, serta tata kelola layanan yang selaras dengan standar global. “Komite III ingin memastikan inovasi dan fasilitas tersebut benar-benar terimplementasi secara optimal, sejalan dengan regulasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Bali,” jelasnya.

Ditambahkan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk menggali bagaimana rumah sakit internasional tersebut berkontribusi terhadap kesiapan Indonesia dalam menghadapi tantangan kesehatan di era global, termasuk kedaruratan medis berskala besar, penanganan penyakit kompleks, serta penyediaan layanan kesehatan terintegrasi dengan sistem pariwisata kesehatan.

Dengan posisi Bali sebagai salah satu destinasi wisata kelas dunia, keberadaan RS ini memiliki fungsi strategis untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan internasional dan meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah.

Komite III DPD RI juga ingin melihat sinergi RS Internasional Bali dengan pemerintah daerah, fasilitas kesehatan lokal, serta jejaring layanan kesehatan lainnya. Ketersambungan sistem rujukan, koordinasi dengan layanan primer dan rumah sakit daerah, serta kontribusi terhadap peningkatan kapasitas tenaga kesehatan lokal menjadi fokus penting yang ingin dipastikan oleh Komite III.

Kunjungan ini menjadi wadah untuk mengetahui sejauh mana rumah sakit berkelas internasional tersebut memberikan manfaat bagi penguatan ekosistem kesehatan di Provinsi Bali. “Mari kita jadikan kunjungan kerja ini sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi antarinstansi, demi terwujudnya Bali yang sehat dan berdaya bagi seluruh warganya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Anggota Komite III DPD RI Dapil Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk menggali bagaimana rumah sakit internasional dapat berkontribusi terhadap kesiapan Indonesia, khususnya Bali, dalam menghadapi tantangan kesehatan di era global. Termasuk kesiapan menghadapi potensi darurat medis berskala besar, penanganan penyakit kompleks, serta penyediaan layanan kesehatan terintegrasi dengan pariwisata kesehatan.

Dengan posisi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia, ia berharap keberadaan Rumah Sakit Internasional Bali dapat menjalankan fungsi strategis untuk memberikan rasa aman dan perlindungan kesehatan bagi wisatawan internasional serta meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah.

Wakil Ketua Komite III DPD RI, H. Jelita Donal, Lc., menyatakan kekaguman dan kebanggaan bahwa Bali kini memiliki rumah sakit berstandar internasional yang memberikan kenyamanan dan fasilitas paripurna bagi masyarakat serta wisatawan lokal maupun mancanegara.

Wakil Ketua Komite III DPD RI, Dr. Hj. Erni Daryanti, M.BIOMED, menambahkan bahwa kehadiran RS Internasional Bali membuktikan bahwa daerah mampu membangun rumah sakit berskala global dengan kualitas internasional yang akan memberikan manfaat bagi peningkatan kesehatan serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bali.

Untuk itu, Komite III ingin memastikan bahwa inovasi dan fasilitas tersebut benar-benar terimplementasi secara optimal, sejalan dengan regulasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Bali. (ist)