KIR SMPN 1 Denpasar Raih 2 Emas dan 2 Perunggu di IPITEX Thailand, Tim Robotics Sabet Special Award WIIPA

(Baliekbis.com), Setelah melalui perjuangan yang cukup melelahkan, akhirnya 21 siswa-siswi SMP Negeri 1 Denpasar yang berlaga di ajang bergengsi International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEX) berhasil menorehkan capaian yang membanggakan. Dua tim inovator KIR SMP Negeri 1 Denpasar berhasil meraih Medali Emas (Gold Medal), sementara dua tim inovator lainnya meraih Medali Perunggu (Bronze Medal) dalam rangkaian Thailand Inventors’ Day 2026. Satu tim, Astro Valley, yang berlaga pada kategori Robotics bahkan meraih predikat tambahan berupa Special Award dari World International Intellectual Property Association (WIIPA), organisasi yang bermarkas di Taiwan.

Ajang yang mempertemukan ratusan kelompok inovator muda dari berbagai negara ini dilaksanakan di BITEC (Bangkok International Trade & Exhibition Centre) pada 4–9 Januari 2026. Pada event ini, peneliti dari berbagai negara menampilkan dan mempresentasikan hasil penelitian serta inovasinya, termasuk 114 tim perwakilan Indonesia. SMP Negeri 1 Denpasar yang mengirimkan empat tim (21 siswa) menjadi satu-satunya perwakilan jenjang SMP yang mengikuti ajang internasional tersebut. SMP Negeri 1 Denpasar berhasil meraih dua Medali Emas dari total tiga Medali Emas yang diperoleh 17 tim Duta Provinsi Bali dalam kompetisi tersebut. Secara keseluruhan, Tim KIR SMP Negeri 1 Denpasar meraih dua Medali Emas, dua Medali Perunggu, dan satu Special Award.

Melalui empat inovasi unggulan, Tim KIR SMP Negeri 1 Denpasar berhasil mencatatkan prestasi di bidang penelitian, inovasi, dan teknologi. “Tahun ini kami memberangkatkan empat tim KIR, yang sebelumnya biasanya hanya satu sampai dua tim saja,” ujar Kepala SMP Negeri 1 Denpasar, Dra. Ni Wayan Raiyani, M.Pd., didampingi Pembina KIR, I Komang Sutrisna, S.Pd., kepada awak media pada Senin (12/1) pagi usai menerima medali dan piagam dari para siswa yang bertanding.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada para siswa dan orang tua, termasuk Komite SMPN 1 Denpasar, yang bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memberangkatkan keempat tim tersebut. “Kerja sama yang solid dan kompak membuat pembiayaan keikutsertaan dalam lomba ini dapat ditanggung bersama secara gotong royong,” ujar Kepala Sekolah Raiyani. Pihaknya juga mengapresiasi dukungan dan restu dari Anggota DPD RI Perwakilan Bali Dr. IB Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si., Ketua TP PKK Provinsi Bali Ni Putu Putri Suastini, serta Pemerintah Kota Denpasar melalui Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, S.E., M.M., yang turut membantu pendanaan keberangkatan.

Lebih lanjut, Kepala Sekolah Raiyani berharap capaian ini dapat memotivasi para siswa di Kota Denpasar untuk mencoba dan menekuni inovasi yang dapat dikembangkan. “Apalagi Indonesia sangat kaya akan ragam khazanah bahan herbal yang bisa diolah menjadi berbagai macam inovasi,” ujarnya. Termasuk pula pengembangan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi yang membuka peluang luas untuk berinovasi dan mengembangkan sains.

Sementara itu, tim Robotics dengan proyek bernama Astro Valley menyampaikan perjuangan serta keseruan dalam persiapan mengikuti lomba ini. “Kami berhari-hari mempersiapkan proyek, termasuk berlatih dan melakukan simulasi menjawab pertanyaan yang mungkin diajukan para juri,” ujar Putu Arya Agastya Putra Weda (Agas), didampingi Made Winanta Daneswara (Nanta). Bahkan, selama berada di Thailand, tim masih harus melaksanakan bimbingan secara daring dengan pembimbing teknis dari Bali, ujar Nyoman Sheo Rusdinata (Sheo) dan Anak Agung Ngurah Bagus Sila Dharmana Karang (Gung Wah) menimpali.

“Persiapan juga meliputi latihan tanya jawab dalam Bahasa Inggris di bawah bimbingan guru pembina,” tegas Putu Bhadrika Adyas Nata (Badrika) dan Putu Gede Ananta Wijaya (Aan). Seluruh perjuangan yang melelahkan tersebut akhirnya terbayar dengan diraihnya dua medali tertinggi pada ajang bergengsi ini. Selain meraih gelar prestisius, Tim Robotics Astro Valley juga mengaku memperoleh pengalaman berharga karena berkesempatan mempresentasikan proyek di hadapan tiga juri yang melakukan penilaian secara bergantian, serta berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara dengan inovasi yang unik dan menarik.

Raihan Tim KIR SMPN 1 Denpasar

🥇 Gold Medal + Special Award
Judul Inovasi: Astro Valley ID
Inovasi berupa prototipe robot penjelajah untuk mendeteksi penunjang kehidupan di daerah-daerah yang belum tereksplorasi.
Tim:

  1. Putu Arya Agastya Putra Weda

  2. Nyoman Sheo Rusdinata

  3. Anak Agung Ngurah Bagus Sila Dharmana Karang

  4. Putu Bhadrika Adyas Nata

  5. Putu Gede Ananta Wijaya

  6. Made Winanta Daneswara

🥇 Gold Medal
Judul Inovasi: PIBET-SMILE: Innovation of Betel Leaf-Based Gum (Piper betle) to Prevent Dental Caries

Gummy berbahan dasar daun sirih (Piper betle) sebagai produk preventif untuk mencegah karies gigi pada anak-anak. Inovasi ini terinspirasi dari local genius masyarakat Bali, yaitu tradisi menginang sirih yang dikemas menjadi produk modern.
Tim:

  1. I Gusti Ayu Purwita Duaty Tisna

  2. Putu Satrya Dharma Wijanadi

  3. Dewa Ayu Nida Savitri Iswari

  4. A.A. Istri Nayara Pradnyandari

  5. Natania Hasianna Harahap

🥉 Bronze Medal
Judul Inovasi: Flotea: Mixed Tea Made from Rambusa Leaves and Fruit (Passiflora foetida L.) to Help Reduce Insomnia

Teh herbal untuk terapi penderita insomnia dengan memanfaatkan daun tanaman rambusa sebagai teh dan buahnya sebagai pemanis alami.
Tim:

  1. Advesta Mirahdhivya Priyaharsani

  2. Luh Nyoman Wikania Putri Adidharma

  3. I Made Juno Pangestu Wiraputra

  4. Ketut Ramantha Gilang Pradnyantara

  5. I Gede Dita Pradnyana

🥉 Bronze Medal
Judul Inovasi: The Effectiveness of Aloebetel: A Natural Deodorant from Aloe Vera and Piper betle Extract to Prevent Body Odor in Teenagers

Produk inovasi berupa deodoran berbahan dasar daun sirih dan lidah buaya untuk mencegah serta mengurangi bau badan pada remaja.
Tim:

  1. Ni Made Anindita Danishwari

  2. Noni Agnesia Pandibu

  3. Ni Putu Clarissa Wynne Kalyana

  4. I Putu Gilang Anggara

  5. Adia Khalista Sanjaya