Hatten Bali Luncurkan Wine Premium AVARA
(Baliekbis.com), PT Hatten Bali Tbk meluncurkan AVARA,
lini wine premium yang menghadirkan perpaduan kualitas bahan baku anggur pilihan, teknologi pengolahan modern, serta karakter cita rasa khas yang mencerminkan potensi wine Bali.
AVARA menawarkan karakter dan pengalaman menikmati wine yang berbeda dengan lima varian yaitu AVARA Grand Solera, AVARA Chenin Blanc, AVARA Prestige Cuvee, AVARA Syrah, dan AVARA XO.
Pendiri sekaligus Direktur Utama PT Hatten Bali, Ida Bagus Rai Budarsa mengatakan AVARA hadir sebagai merek tersendiri dengan karakter dan teknik produksi berbeda dari lini Hatten yang telah lebih dahulu dipasarkan.
“Anggur yang kami tanam di Bali memiliki potensi untuk menghasilkan wine berkualitas tinggi. Karena itu, kami mengembangkan AVARA sebagai merek tersendiri dengan teknik produksi yang mendukung kualitas premium,” jelas Gus Rai saat peluncuran AVARA, Kamis (29/10) malam di The Cellardoor Bali, Sanur Denpasar.
AVARA dihasilkan dari bahan baku anggur berkualitas yang ditanam di Desa Sanggalangit, Kabupaten Buleleng, Bali. Wilayah ini menjadi salah satu kawasan penting dalam pengembangan anggur lokal yang memiliki potensi untuk menghasilkan wine dengan karakter tersendiri.
Menurut Gus Rai, proses produksi AVARA menerapkan teknik pembuatan wine premium, termasuk pematangan atau aging dalam jangka panjang. Salah satu variannya bahkan menjalani proses pematangan selama 10 tahun sebelum diperkenalkan ke pasar.
Untuk menjaga kualitas dan eksklusivitas produk, Hatten Bali membatasi produksi setiap varian, dengan jumlah sekitar 1.000 hingga 2.000 botol. Keterbatasan tersebut membuat perusahaan menerapkan sistem alokasi pasokan bagi setiap mitra penjualan.
“Pemasaran Avara tidak secara massal. Kami memilih outlet yang sesuai dengan kualitas dan segmen AVARA. Jumlahnya terbatas, sehingga distribusinya juga harus diatur,” jelasnya.

Perkuat Pasar Domestik
Di tengah dinamika industri wine global, Hatten Bali memilih memperkuat pasar dalam negeri. Perusahaan pernah melakukan ekspor pada 2002–2004, tetapi kemudian memutuskan untuk memusatkan pemasaran di Indonesia.
Pasar domestik dinilai masih menawarkan peluang pertumbuhan. Karena itu, perusahaan mengoptimalkan jaringan distribusi nasional melalui kantor di Jakarta dan Bali.
Dari sisi kinerja, Hatten Bali mencatat pertumbuhan penjualan yang signifikan setiap tahunnya. Pasar Bali masih menjadi kontributor utama penjualan Hatten Bali.
Secara keseluruhan, perusahaan memiliki sekitar 40 varian produk dengan volume penjualan yang mencapai sekitar 140.000 botol per bulan.
Hadirnya AVARA, Hatten Bali berupaya memperkuat posisi wine produksi lokal di segmen premium.
Pemilihan bahan baku terbaik dan didukung teknologi pengolahan canggih, Hatten Wine menghadirkan produk wine dengan standar kualitas tinggi, karakter rasa yang khas, serta identitas yang kuat.
Peluncuran AVARA merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi anggur Bali menjadi produk wine premium yang memiliki daya saing. AVARA merupakan representasi dari komitmen Hatten Bali untuk menghadirkan wine premium berkualitas dengan mengangkat potensi anggur lokal Bali.
“Kami ingin menunjukkan bahan baku anggur dari Bali, melalui proses dan teknologi yang tepat, mampu menghasilkan wine dengan karakter dan cita rasa yang istimewa,” jelasnya.
Kelima varian AVARA dirancang untuk memberikan pilihan pengalaman bagi para penikmat wine, mulai dari mereka yang mengapresiasi karakter wine yang segar dan elegan hingga penikmat wine yang mencari kompleksitas rasa dan karakter yang lebih mendalam.
James Kalleske, Head Winemaker Hatten Winery, menjelaskan bahwa pengembangan Avara memberikan kesempatan untuk menggali lebih jauh potensi perkebunan anggur Bali sekaligus menerapkan pendekatan pembuatan wine yang lebih mendalam.
“Avara dibangun dari seluruh pengetahuan dan pengalaman yang kami peroleh selama bertahun-tahun bekerja dengan perkebunan anggur di Bali. Koleksi ini memberi kami kesempatan untuk mengeksplorasi varietas tertentu, lokasi perkebunan, serta teknik pembuatan wine secara lebih mendalam, tanpa meninggalkan karakter lingkungan tropis tempat anggur tersebut tumbuh. Bagi saya, Avara adalah tentang membawa pengetahuan tersebut lebih jauh dan menampilkan sisi lain dari potensi yang dapat dihasilkan Bali,” kata James Kalleske. (ist)


Leave a Reply