Dr. Made Sumitra Chandra Jaya Pimpin BMPS Bali

(Baliekbis.com),Dr. Made Sumitra Chandra Jaya dari Yayasan Taman Pendidikan 45 resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketum BMPS(Badan Musyawarah Perguruan Swasta) Provinsi Bali periode 2026-203 belum lama ini.

Pada Musyawarah Wilayah (Muswil) BMPS Provinsi Bali,
Chandra Jaya menggantikan Gede Ngurah Ambara Putra, S.H. yang ditarik sebagai salah satu ketua di jajaran Pengurus BMPS Nasional.

Muswil dibuka Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali IBG Wesnawa Punia.
Terpilihnya Dr. Made Sumitra disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari pimpinan majelis lintas agama dan ketua yayasan se-Bali.

Dalam pengarahannya, Kepala Dinas Pendidikan menekankan visi pemerintah ke depan, yakni mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan berkelanjutan, sebagai fondasi utama untuk menciptakan generasi muda Bali yang unggul.

Merespons arahan tersebut, Ngurah Ambara dalam pidatonya menegaskan transisi kepemimpinan di BMPS Bali adalah momentum penting untuk menyelaraskan visi tersebut dengan napas perjuangan sekolah swasta.

“Saya menyerahkan tongkat estafet ini dengan penuh keyakinan, kepemimpinan yang baru akan membawa energi yang lebih segar untuk bersinergi mewujudkan pendidikan yang berkeadilan, sekaligus berani memperjuangkan hak-hak sekolah swasta di Bali,” ungkap Ngurah Ambara.

Selama masa kepemimpinannya, Ngurah Ambara dinilai sukses melakukan berbagai gebrakan signifikan.
Di antaranya keberhasilan mengonsolidasikan pengurus BMPS di 9 Kabupaten/Kota se-Bali serta sukses menggelar “Parade Gebyar BMPS Provinsi Bali” yang melibatkan hampir 4.000 siswa.

Dari sisi advokasi, kepengurusan Ngurah Ambara juga gigih menyuarakan nasib sekolah swasta yang kesulitan akibat pelanggaran aturan Rombongan Belajar (Romel) dan masifnya pembangunan sekolah negeri baru.

Upaya nyata dilakukan mengundang Komisi X DPR RI, untuk menyerap aspirasi perguruan swasta di Bali dan sinkronisasi data dengan BPS Bali, hingga kerja sama rutin dengan Ombudsman RI Perwakilan Bali guna mengawal integritas Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Lebih lanjut, dalam kapasitasnya yang kini mewakili BMPS Pusat, Ngurah Ambara menyambut hangat visi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali yang baru dan menitipkan pesan kemitraan yang kuat.

“Arahan Bapak Kadisdik sejalan dengan nafas kami. Sekolah swasta bukanlah pesaing pemerintah, melainkan mitra strategis. Kami berharap di bawah kepemimpinan Kadisdik yang baru. Nantinya bisa lebih bersinergi. Kolaborasi antara pemerintah dan sekolah swasta menjadi semakin erat dan benar-benar berkeadilan seperti yang dicita-citakan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Ngurah Ambara berkomitmen akan terus mengawal aspirasi daerah dari tingkat pusat di Jakarta, dan mengajak seluruh pengurus untuk bersiap menyambut Bali sebagai tuan rumah Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) BMPS pada tahun 2026 ini. Acara ini juga turut dihadiri oleh Ibu Pangdam mewakili sekolah di bawah Persit Kartika Chandra Kirana.(ist)

Leave a Reply

Berikan Komentar