DPRD Bali Gelar RDP terkait Somasi Tanah SMAN 1 Sidemen Karangasem

(Baliekbis.com), DPRD Bali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait masalah aset tanah yang saat ini ditempati SMAN 1 Sidemen Karangasem. Tanah seluas sekitar 87 are dalam 2 sertifikat tersebut disomasi oleh ahli waris pemilik sebelumnya,Tjok. Gde Dangin.

RDP berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Bali, Senin (19/1) dipimpin Ketua Komisi I DPRD Bali I Nyoman Budiutama, didampingi Wakil Ketua Komisi I I Nyoman Oka Antara dan anggota Komisi. Turut pula Kepala SMAN 1 Sidemen, Wakil Kepala Sekolah, Ketua Komite, Camat Sidemen dan Perbekel Sidemen, BPN Karangasem dan pihak terkait lainnya.

Namun rapat belum bisa mengambil solusi sebagaimana yang diharapkan pihak sekolah, karena ahli waris tanah dari keluarga Tjokorda Gde Dangin tidak hadir.

Menurut Budiutama persoalan status tanah sekolah tersebut sudah menjadi perhatian komisi. Bahkan pihaknya telah turun ke lokasi guna menyerap aspirasi yang ada.

Kepala SMAN 1 Sidemen I Nengah Suartha menjelaskan persoalan status tanah telah berlangsung lama dan berdampak pada keberadaan gedung sekolah yang mulai rusak. “Sekolah tidak bisa mendapat bantuan perbaikan karena status aset yang tidak jelas,” ujarnya.

Karena itu Suartha berharap Dewan bisa mencarikan solusinya sehingga proses belajar mengajar di sekolah itu bisa berjalan lancar.

Dalam pertemuan juga terungkap sebelumnya di sekolah itu juga berdiri SMK yang proses belajarnya setelah pelajaran SMA usai yakni jam 13.00 Wita. Juga sempat ada pungutan kepada siswa namun hanya berlangsung beberapa bulan kemudian dihentikan.

Tanah yang ditempati SMAN 1 Sidemen saat ini dengan 2 sertifikat yakni atas nama Subak Ulun Suwi seluas 43 are dan Tjok Gde Dangin seluas 44 are.

Terungkap penguasaan tanah oleh SMAN 1 Sidemen berdasarkan adanya surat pernyataan pada 15 Maret 1996 yang diteken Tjok. Dangin, Kades Sidemen dan Camat terkait penyerahan aset Yayasan Siddha Mahan Sidemen yang dikelola Tjok. Gde Dangin kepada Pemerintah yakni Dinas Pendidikan. Namun pada Juni 2021 ada somasi dari pihak keluarga Tjok. Dangin agar pihak SMAN 1 Sidemen mengosongkan lahan tersebut. (ist)