DPP Prajaniti Audiensi dengan Wakil Presiden RI di Istana Wakil Presiden

(Baliekbis.com), DPP Prajaniti Hindu Indonesia diterima audiensi oleh Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming Raka, di Istana Wakil Presiden, Jakarta pada Senin (11/5).

Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum DPP Prajaniti Hindu Indonesia, KS Arsana, didampingi oleh dua panitia Konferensi Internasional Pengusaha Hindu “Global Hindu Business Conference” (GHBC), yaitu Ketut Budiasa (Sekum PHDI Pusat yang menjadi Penasehat GHBC), I Nyoman Gde Agus Asrama (Ketua TIK GHDHI yang menjadi Panitia Pengarah GHBC), serta empat orang pengurus DPP Prajaniti, yaitu Gede Narayana (Ketua), I Nyoman Sarya (Wakil Bendahara Umum), I Gede Merta Nadi (Wakil Sekjen), dan Made Widhi Adnyana Surya Pratita (Ketua DPD Prajaniti DKI Jakarta).

Di awal penjelasannya, Ketum Prajaniti KS Arsana menyampaikan kepada Wapres bahwa Prajaniti adalah organisasi layanan sosial yang bergerak di bidang ekonomi, pendidikan, sosial kemanusiaan, dan kaderisasi kepemimpinan politik kebangsaan. “Bila disejajarkan dengan organisasi kemasyarakatan lainnya, Prajaniti memiliki peran sejenis dengan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah,” demikian KS Arsana.

Lebih lanjut, KS Arsana menyebutkan bahwa pada Oktober 2024, Prajaniti mengadakan Yoga Internasional di IKN Nusantara sebagai bentuk dukungan konkret atas kebijakan pemerintah dalam membangun IKN Nusantara sebagai ibu kota baru Indonesia. Atas penjelasan ini, Wapres Gibran menyampaikan bahwa saat beliau memimpin Solo juga menjadikan yoga sebagai kegiatan komunikasi dalam pembenahan dan promosi kebun binatang yang beliau benahi.

“Saya juga menjadikan yoga sebagai sarana komunikasi saat mengenalkan kepada publik ketika saya membenahi kebun binatang di Solo. Area kebun binatang dapat dijadikan lokasi kegiatan yoga di pagi hari sebelum kebun binatang dibuka. Lalu sore harinya bisa dijadikan arena untuk jalan santai,” papar Wapres Gibran.

Selanjutnya, Ketum Prajaniti menyampaikan bahwa Prajaniti bersama komponen lintas ormas Hindu akan mengadakan Konferensi Internasional Pengusaha Hindu “Global Hindu Business Conference” (GHBC) di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Bali, pada 10–12 Juli 2026. Konferensi ini akan dihadiri sekitar 400 orang. Dalam konferensi tersebut juga akan dilakukan peluncuran buku “Dharmanomics: Membangun Kesejahteraan Bersama Berlandaskan Dharma”.

“Kami memohon dan berharap Bapak Wakil Presiden berkenan hadir, membuka konferensi, dan menjadi Honorable Keynote Speaker pada konferensi internasional ini.”

Atas permohonan tersebut, Wapres Gibran menyampaikan akan mengupayakan yang terbaik dan menyesuaikan dengan jadwal agenda beliau.

KS Arsana juga menyampaikan harapan agar Wapres Gibran berkenan memberi dukungan atas rencana Prajaniti membangun Sekolah Inklusif Berbasis Alam, Kebangsaan, dan Spiritualitas Dharma di IKN Nusantara. Menanggapi hal tersebut, Wapres Gibran menyampaikan akan berkoordinasi dengan Kepala Otorita IKN Nusantara.

Pada kesempatan yang sama, Ketut Budiasa (Sekum PHDI Pusat yang menjadi Penasehat GHBC) menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bapak Wapres pada Tawur Agung di Candi Prambanan tahun 2025. Ketut Budiasa juga menyampaikan dua hal, yakni mengenai pembangunan pura di IKN Nusantara dan Mahasabha PHDI tahun 2026.

“Kami mohon dukungan Bapak atas pembangunan pura di IKN dan juga kami akan mengundang Bapak Wapres pada Mahasabha PHDI.”

Wapres Gibran menyampaikan perhatian serius beliau atas pembangunan pura di IKN Nusantara.

I Nyoman Gde Agus Asrama selaku Panitia Pengarah GHBC menyampaikan bahwa salah satu tujuan konferensi internasional tersebut adalah mengajak para pengusaha Hindu dari berbagai negara agar berkenan berinvestasi di Indonesia, khususnya Bali. Atas hal ini, Wapres menyambut sangat baik.

Kemudian, Wapres Gibran menambahkan, “Kita juga sedang terus membahas rencana menjadikan Bali sebagai pusat keuangan internasional (financial center) baru di Asia. Konsepnya mirip Dubai. Kita memilih Bali karena semua fasilitas dan infrastruktur sudah tersedia,” demikian Wapres Gibran.

Audiensi diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Made Widhi Adnyana Surya Pratita (Ketua DPD Prajaniti DKI Jakarta), mendoakan agar Presiden dan Wakil Presiden Indonesia senantiasa diberi kesehatan serta berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam memimpin dan memajukan bangsa Indonesia.