APCA Indonesia Buka Kampus Kedua di Bali, Siap Lahirkan Talenta Kuliner Bertaraf Internasional

(Baliekbis.com), Seiring meningkatnya minat terhadap pendidikan kuliner, Academy of Pastry & Culinary Arts (APCA) Indonesia akan memperluas jangkauannya dengan membuka kampus kedua di Bali pada Oktober 2026 mendatang. Kampus yang mengusung program bertajuk “From Bali to the World” tersebut akan berlokasi di Jalan Raya Kuta No. 98.

“Bali memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan talenta kuliner bertaraf internasional,” ujar Director and Executive Pastry Chef APCA Indonesia, Louis Tanuhadi didampingi Marketing Executive APCA Indonesia, Ismi Ayunda dalam acara Media Gathering di Gourmet Garage, Jalan Batas Kangin No. 18, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Jumat (25/9).

Menurut Louis, Bali memiliki ekosistem yang sangat mendukung pengembangan pendidikan kuliner. Selain industri pariwisata dan perhotelan yang telah berkembang. Bali juga memiliki kekayaan bahan pangan lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi produk kuliner berkelas dunia.

“Potensi Bali sangat baik, terutama untuk bisnis ini. Banyak potensi bahan lokal yang bisa dikembangkan,” ungkapnya. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah bahan yang harus didatangkan dari luar negeri, seperti susu.

Di sisi lain, bahan lokal seperti garam Kusamba dan gula aren dinilai memiliki kualitas yang sangat baik sehingga berpeluang dikenalkan lebih luas ke pasar internasional. “Jadi APCA bukan hanya menjadi sekolah, tetapi juga menjadi mercusuar atau corong untuk memperkenalkan Bali,” tegasnya.

Dikatakan peserta didik di APCA Bali nantinya akan mengikuti pendidikan selama sembilan bulan, dari pagi hingga sore hari. Sekitar 90 persen proses pembelajaran dilakukan melalui praktik langsung di dapur, sedangkan 10 persen lainnya berupa teori.

Pada kelas perdana yang dimulai Oktober 2026 ini, APCA Bali akan membuka satu kelas dengan kapasitas maksimal 12 siswa. “Antusiasme calon peserta yang daftar cukup tinggi,” jelasnya.

Salah satu daya tarik APCA adalah jalur pendidikan yang diarahkan menuju industri kuliner internasional. Peserta akan mendapatkan pendidikan dengan kurikulum berstandar global serta sertifikasi City & Guilds dari London. Program tersebut juga membuka peluang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman internasional, termasuk kesempatan magang di sejumlah negara seperti Prancis dan Belgia.Louis menjelaskan, sejumlah alumni APCA telah bekerja di industri kuliner dengan kemampuan profesional dan mendapatkan penghasilan yang cukup besar. Banyak lulusan APCA yang berasal dari Bali dan kemudian bekerja di Jakarta.

Louis menjelaskan, sejumlah alumni APCA telah bekerja di industri kuliner dengan kemampuan profesional dan mendapatkan penghasilan yang cukup besar. Banyak lulusan APCA yang berasal dari Bali dan kemudian bekerja di Jakarta.

Menurutnya, Bali juga memiliki keunggulan lain bagi peserta didik karena lingkungan industri hospitality yang luas serta suasana Bali yang dapat memberikan pengalaman berbeda bagi siswa dari luar daerah maupun luar negeri. Saat ini, calon peserta APCA Bali tidak hanya berasal dari Bali, tetapi juga dari sejumlah daerah, termasuk Jakarta dan Surabaya. APCA juga membuka kemungkinan menerima peserta internasional.

Louis menilai potensi talenta kuliner di Bali sangat besar. Ia mencontohkan salah seorang peserta didiknya asal Bali yang berhasil meraih medali emas dan posisi kedua dalam kompetisi yang diikuti peserta dari sejumlah negara Asia. Dia adalah pertama kali putri Bali yang berhasil naik panggung mengalahkan negara-negara Asia lain, walaupun masih nomor dua, tapi dapat medali emas dan beda poinnya itu hanya sedikit sekali. “Yang kita perlukan adalah leader yang mengarahkan mereka,” katanya.

Louis menjelaskan dalam hal industri makanan banyak potensi-potensi yang bisa digali. Karena salah satu program kami itu kan mengundang chef-chef dunia untuk datang nantinya. APCA hadir di Indonesia sejak 2019 dan saat ini telah memiliki pusat pelatihan di sejumlah negara Asia. Dengan pembukaan kampus di Bali, APCA ingin memperluas akses pendidikan kuliner sekaligus membangun jalur baru bagi talenta Indonesia menuju industri global.

Ekspansi tersebut menjadi upaya APCA untuk menghubungkan talenta lokal, kekayaan bahan pangan Bali, industri pariwisata, dan standar kuliner internasional dalam satu ekosistem pendidikan. (ist)