Sosial

Tinjau Perkembangan Proyek Penataan Kawasan Pura Besakih, Mangku Pastika: “Very Impressive, Luar Biasa”

(Baliekbis.com), “Very Impressive, Luar Biasa” itulah kalimat singkat yang ditulis Anggota DPD RI Dr. Made Mangku Pastika,M.M. saat diminta memberikan testimoni usai mendengar pemaparan Perkembangan Proyek Penataan Kawasan Pura Besakih, Kamis (15/12).

Setelah mendengar pemaparan oleh pelaksana proyek yang didanai APBD Bali dan APBN sekitar Rp1 triliun itu, Mangku Pastika mengaku gembira apa yang dibangun di kawasan suci Pura Besakih, Karangasem itu.

“Saya sudah lihat apa yang dikerjakan. Semoga proyek ini memberi manfaat bagi masyarakat. Ini impian kita semua, semoga cepat selesai,” tandas mantan Gubernur Bali dua periode ini.

Mangku Pastika yang melihat perkembangan proyek penataan Pura Besakih dalam rangka reses ini didampingi Tim Ahli Nyoman Baskara, Ketut Ngastawa dan Nyoman Wiratmaja diterima Kelompok Ahli Infrastruktur Putu Rasmawan dan Tim.

“Saya tak ada kritik, ini impian bersama, semoga akan membawa manfaat yang besar dan jadi kebanggaan sebagai The Mother Temple,” tambahnya. Pada kesempatan itu, Mangku Pastika berpesan agar nantinya juga bisa ditampilkan sejarah Besakih. Sehingga orang tahu spiritual dibangunnya Pura Besakih.

Pelaksana proyek menjelaskan beberapa pekerjaan bangunan ada yang sudah selesai dan dimanfaatkan, ada yang akan selesai akhir Desember 2022. “Pekerjaan yang dananya dari APBN sesuai kontrak Maret 2023 selesai,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi Bali Nusakti Yasa Wedha.

Dijelaskan keseluruhan proyek di kawasan Besakih ini menelan dana sekitar Rp1 triliun termasuk biaya pembebasan lahan.

Perkembangan fisik pelindungan kawasan suci Besakih ini rata-rata sudah 95 persen dan diprediksi akhir tahun ini selesai. Untuk gedung parkir pengerjaannya sudah 97, 55 persen, bangunan sekolah, kantor kepala desa serta gedung kesehatan sudah rampung dan saat ini telah digunakan.

Dalam proyek itu juga dibangun gedung¬†ticketing khusus untuk wisatawan. “Wisatawan yang mengunjungi Pura Besakih akan masuk lebih dulu lewat gedung tiket ini,” jelas petugas.

Untuk gedung parkir, sesuai desain, bangunan parkir 4 lantai bisa menampung ribuan kendaraan. Lantai IV khusus untuk menampung kendaraan bus besar, dengan kapasitas sekitar 500 bus. Sedangkan Lantai III untuk minibus dengan daya tampung 800 unit. Sedangkan Lantai II khusus untuk mobil pribadi (kendaraan roda empat), dengan daya tampung 2.000 kendaraan dan Lantai I khusus untuk sepeda motor dengan data tampung 4 ribuan unit motor.

Mangku Pastika dan rombongan dalam kegiatan reses tersebut juga melakukan persembahyangan di
Pura Besukian dan Penataran. (bas)