The 14th Bali International Choir Festival 2025 Kembali Digelar, Diikuti 3.500 Peserta dari 17 Negara

(Baliekbis.com), Bali International Choir Festival (BICF) kembali digelar untuk ke-14 kalinya dengan skala yang lebih besar dan semarak. BICF kali ini diikuti peserta dari 17 negara termasuk Indonesia.

Pembukaan acara bergengsi ini berlangsung Selasa (29/7/2025) di Balai Budaya Puspem Badung dan akan berlangsung sampai 2 Agustus 2025 dengan menghadirkan sekitar 3.500 penyanyi dari berbagai belahan dunia untuk berkumpul dan merayakan harmoni musik di Pulau Dewata.

Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Dr. I.B. Surya Suamba dalam sambutannya saat pembukaan BICF mengatakan acara ini kedua kalinya digelar di Badung. “Ini kesempatan sangat baik untuk mempertemukan pecinta musik untuk menikmati musik dan menampilkan keindahan musik secara bersama sama. Festival internasional ini juga mempererat dan menciptakan perdamaian melalui musik,” jelasnya.

Direktur BICF, Indra Kurniawan Salama,
Direktur BICF, Indra Kurniawan Salama,

Dijelaskan musik dapat menciptakan persahabatan dab persaudaraan. Karena itu diharapkan festival ini bisa menciptakan kerja sama dan persahabatan yang langgeng. Dan ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk melestarikan seni.

Direktur BICF Indra Kurniawan mengatakan festival kali ini peserta lebih banyak yakni 98 tim dari 17 negara dan terbanyak dari luar negeri. “Pemenang utama nantinya akan dikirim ke Korea. Mereka bertemu dengan empat pemenang lainnya,” jelas Indra.

Sejak pertama kali diadakan, Bali International Choir Festival telah berkembang menjadi salah satu festival paduan suara paling bergengsi di dunia. Festival ini tidak hanya menjadi ajang

kompetisi paduan suara dan solo, tetapi juga menjadi wadah edukasi dan pertukaran budaya lintas negara.

Tahun ini, BICF menghadirkan 17 juri internasional dari berbagai negara yakni
Susanna Saw (Malaysia), Ragnar Bohlin (Sweden), Dr. Karen Grylls (New Zealand), Heechurl Kim (South Korea), Dr. Darius Lim (Singapore), Jan Schumacher (Germany),
Dr. Paul D. Head (USA), Anna Tabita Abeleda-Piquero (Philippines), Dr. Andrea Angelini (Italy), Daud Kosasih (Indonesia),
Kathy Fok (Hong Kong), Dr. Zechariah Goh (Singapore), Pritta Kartika (Indonesia),
Dr. Eudenice Palaruan (Philippines),
Frencis Liew (Singapore), Satriya Krisna (Indonesia) dan Sofia Livotov (Germany).

Partisipan BICF 2025
BICF 2025 diikuti dari Australia, China, Germany, Hong Kong, Indonesia, Italy, Japan, Malaysia, New Zealand, Philippines, Poland, Singapore, South Korea, Sweden, Taiwan, Thailand, dan USA.

Dari Indonesia, peserta datang dari berbagai provinsi seperti Bali, Banten, D.I. Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur,
Papua Barat, Papua Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

Penampilan Tim dari Korea Selatan
Penampilan Tim dari Korea Selatan

Opening Ceremony
Choir Competition diisi dengan agenda
Solo Singing Competition,
Workshop & Choir Clinic,
Friendship Concert,
Choir on the Beach,
Choir Exchange,
Awarding Ceremony,
Closing Ceremony.

Direktur Artistik BICF, Tommyanto Kandisaputra menyampaikan BICF 2025 tidak hanya menjadi panggung bagi paduan suara untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antarbangsa melalui seni dan budaya. Festival ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi industri pariwisata, ekonomi kreatif, dan perkembangan musik paduan suara di Indonesia.

Penampilan Spesial: “Pusaka Indonesia” salah satu acara yang paling dinantikan adalah penampilan special Drama Musical “Pusaka Indonesia,” sebuah proyek musik kolaboratif yang melibatkan penyanyi-penyanyi dari Bali. Sebuah proyek musik kolaboratif yang melibatkan penyanyi dari Bali. Pertunjukan ini membawa harapan untuk terus melestarikan kekayaan budaya indah Indonesia dan mewariskannya kepada generasi mendatang. (ist)