Puteri Indonesia Bali Dukung Pencapaian NZE Bersama Pertamina

(Baliekbis.com), Sebagai wujud kepedulian akan pentingnya  transformasi energi dan pengurangan emisi gas karbon di dunia, Puteri Indonesia Bali 2024 bersama Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus kunjungi Desa Energi Berdikari Keliki.

Bertempat di area subak Desa Wisata Keliki, kehadiran Puteri Indonesia Bali 2024 Ketut Permata Juliastrid Sari, Runner up 2 Puteri Indonesia Bali 2024 Zasa Zefanya dan Puteri Indonesia Bali Persahabatan 2024 Ni Kadek Dea Ananda disambut hangat oleh prajuru yang ada di Desa keliki Gianyar.
Selain bentuk pembelajaran akan energi baru dan terbarukan, kehadiran Puteri Indonesia Bali 2024 merupakan salah satu kegiatan untuk promosi wisata yang ada di Desa Wisata Keliki yang memang dikenal dengan wisata alamnya khususnya sektor pertanian.

Dibawah arahan Lenny Hartono selaku License Holder Puteri Indonesia Bali, kegiatan para Puteri Indonesia Bali 2024 harus memiliki dampak positif kepada seluruh masyarakat Bali dari berbagai sektor termasuk sektor pariwisata. Desa Wisata Keliki dinilai sangat cocok untuk dikembangkan, dibawah binaan dan bimbingan Pertamina Integrated Terminal Manggis, Desa Keliki menjadi Desa Wisata yang sangat wajib dikunjungi ketika ke Ubud, Tegalalang dan sekitarnya.

Desa Energi Berdikari Keliki sangat memberikan dampak positif kepada lingkungan dan masyarakatnya dimana melalui kerjasama dengan Pertamina mampu membuat TPS3R yang secara langsung menyadarkan masyarakat untuk peduli lingkungan dengan memilah sampah langsung dari rumah dengan tujuan Desa wisata ramah lingkungan yang mandiri secara energy.

Community Development Officer Pertamina Integrated Terminal Manggis Prajna Paramita menyampaikan bahwa Desa Energi Berdikari Keliki sudah berlangsung selama 2 tahun dimana fokus di tahun pertama adalah pengadaan solar panel dan pada tahun kedua difokuskan ke empat program yaitu program Pertamina Sehat, Pertamina Cerdas, Pertamina Berdikari dan Pertamina Hijau.

“Pertamina Sehat di posyandu merupakan program pendampingan conseling terhadap ibu-ibu hamil, pengecekan dan penimbangan bayi, serta pengadaan mainan untuk merangsang motorik anak-anak. Selain itu ada juga edukasi terkait kesadaran diri tentang lingkungan dan bagaimana pentingnya memilah sampah dari rumah,” jelas Prajna Paramita.

“Untuk program Pertamina Cerdas lebih menyasar ke Paud, Taman Kanak-Kanak sampai Sekolah Dasar. Pada program ini anak-anak diajarkan memilah sampah dari rumah untuk dibawa kesekolah, dan yang paling bagus serta rajin memilah sampah akan mendapatkan reward. Kemudian untuk Pertamina Hijau merupakan program pembentukan pertanian organik dengan sistem yang men-sinergikan TPS3R dengan subak agar mengasilkan padi organik.

Sedangkan untuk program Pertamina Berdikari salah satunya adalah pendampingan kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan penataan area TPS3R,” tambah Prajna Paramita.

Pada kesempatan terpisah Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan pelaksanaan program Desa Energi Berdikari Keliki ini merupakan salah satu wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang mana pelaksanaannya sejalan dengan penerapan Environment, Social & Governance (ESG) dan Sustainability Development Goals (SDGs) dengan semangat Energizing Community. Pertamina selalu berupaya seimbang dalam menjalankan bisnis perusahaan. Demi menjaga kesinambungan bisnis perusahaan, Pertamina juga berupaya mengembangkan program TJSL terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Dengan semakin banyaknya kunjungan masyarakat, lembaga, instansi hingga organisasi dunia ke Desa Keliki ini tentunya akan membuat TJSL Pertamina semakin dikenal di mata dunia. Harapan kami tentunya semoga program yang telah berjalan disini dapat terus menjadi percontohan bagi kegiatan kemasyarakatan. Pada kesempatan kerjasama kali ini bersama Putri Indonesia Bali 2024, harapan kami dapat semakin memperkenalkan Desa Keliki sebagai pariwisata energi yang tentunya mempunyai keunikan tersendiri dibandingkan pariwisata lainnya yg ada di Bali bahkan di Indonesia sendiri,” tutup Ahad.