Mahasiswa PIB “Terjun” Langsung Jadi Entrepreneur

(Baliekbis.com), Politeknik Internasional Bali (PIB) mengadakan kompetisi memasak dan speech se-Bali pada Sabtu, 13 Januari 2017 di Kampus PIB, Jalan Pantai Nyanyi, Tabanan. Kompetisi ini diikuti oleh 40 peserta lomba dari berbagi SMK-SMA Se-Bali. Masing- masing lomba mengusung tema “Rising from Disaster” untuk speech dan “Traditional Food” untuk cooking competition.

Tidak hanya itu, akan ada juga traditional food bazaar, Bartender Performance, dan Stand-up Comedy yang semakin memeriahkan lomba. Acara yang diselenggarakan merupakan perwujudan nyata dari Mata Kuliah Tourismpreneurship yang diusung oleh PIB. Dalam mata kuliah ini metode pembelajaran yang dipakai adalah “Experiential Based-Learning”. Metode tersebut semakin mendorong mahasiswa untuk lebih mengasah kemampuan praktikalnya. Hal ini tidak terlepas dari tujuan PIB yaitu menjadi institusi yang akan melahirkan lulusan berkualitas dengan spirit entrepreneur di dalamnya. Selaras dengan tujuan PIB, Direktur PIB, Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, M.S., M.M., M.Mis., D.Th., Ph.D mengatakan dari awal tujuan didirikannya Kampus PIB yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. “Salah satunya dengan melahirkan para entrepreneur-entrepreneur muda yang ketika mereka lulus, mereka sudah siap dengan usahanya. Acara ini juga merupakan kontribusi nyata mahasiswa PIB dalam memperkenalkan bali sebagai pusat pariwisata dunia,” jelasnya.

Mengenai “Experiental Based-Learning”, Inge Gunawan, S.E., M.Si., CMA, Dosen & Konsulan Pendidikan Kewirausahaan mengatakan di mata kuliah Tourism-preneurship 1 ini, Mahasiswa Semester 1 PIB dilatih untuk mengelola sebuah event & lomba dan mereka sejak awal semester sudah langsung “diterjunkan” ke lapangan untuk mencari peserta lomba, sponsor, vendor bazaar, juri kompetisi dan lain-lain. Menurut mahasiswa PIB sekaligus Ketua Panitia Event & Competition, Rangga Dewanta, diusungnya tema “Rising from Disaster” adalah salah satu upaya mendukung bangkitnya Bali terutama dalam bidang tourism and hospitality akibat Erupsi Gunung Agung.

Traditional Food juga merupakan salah satu upaya dari mahasiswa PIB melestarikan masakan warisan Budaya Bali agar senantiasa diingat oleh anak-anak muda. Para peserta lomba tentunya akan dinilai oleh juri yang berpengalaman dalam bidangnya. Dewan Juri untuk speech adalah I Ketut Muliarta SST.Par. (Dispar Tabanan), A.A. Ketut Sri Candrawati, S.S., MA. (Dosen Bahasa Inggris PIB). Sedangkan juri Cooking Competition antara lain: Chef I Wayan Wicaya (Ex Executive Chef di Ritz Carlton Bali dan Juara Pertama World Chef di Chili), I Gusti Ayu Ari Agustini (Pengusaha Resto di Bali).

Event & Competition ini murni dilaksanakan oleh mahasiswa Semester 1 PIB dari program studi Culinary Art & Business (D3), Hospitality Business (D3), Hotel Business Management (D4), dan Convention and Event Business Management (D4). Sementara dosen bertindak sebagai mentor dan fasilitator. “Dengan pembelajaran berbasis project ini diharapkan para mahasiswa PIB bisa mengenal dunia riil bisnis sejak di bangku kuliah bahkan sejak kuliah di semester 1,” tutup Made Handijaya Dewantara, SST.Par.,M.Par.,M.Pro, selaku dosen mata kuliah Tourismpreneurship. (yul)