Elizabeth International Wisuda 1.191 Lulusan, 90 Persen Terserap di Industri Hospitality
(Baliekbis.com), Elizabeth International kembali mewisuda 1.191 lulusan dalam Wisuda ke-17 Tahun 2026 yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Badung, Jumat (9/10). Jumlah wisudawan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.040 orang.Wisuda mengusung tema “Professional Excellence, Growing with Integrity, Elevating Competence” yang menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan kompetensi lulusan dalam menghadapi persaingan industri hospitality global.
Wisuda kali ini mengusung tema “Professional Excellence, Growing with Integrity, Elevating Competence” yang menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan kompetensi lulusan dalam menghadapi persaingan industri hospitality global.
Direktur Elizabeth International, Putu Sri Budani, AM.Par.,SM., HTS, dalam sambutannya menyampaikan sekitar 90 persen wisudawan telah terserap di industri hospitality, bahkan sebelum prosesi wisuda berlangsung. Sejumlah lulusan juga telah bekerja di luar negeri. Sebanyak sembilan wisudawan mengikuti prosesi secara daring karena sudah bekerja di luar negeri, di antaranya di Bulgaria dan Thailand.
“90 persen wisudawan hari ini telah terserap dan bekerja di industri bahkan sebelum hari wisuda ini diselenggarakan. Capaian ini merupakan bukti nyata bahwa kualitas dan kompetensi lulusan Elizabeth International senantiasa menjadi jawaban atas kebutuhan nyata dunia industri global,” ujarnya.
Menurut Sri Budani, tingginya serapan lulusan tidak terlepas dari sistem pendidikan yang menitikberatkan pada keterampilan praktis. Sebagai lembaga pelatihan kerja di bawah pembinaan dinas tenaga kerja, Elizabeth International menerapkan komposisi pembelajaran sekitar 30 persen teori dan 70 persen praktik.

Meski demikian, keseimbangan antara keterampilan (skill), pengetahuan (knowledge), dan sikap (attitude) tetap menjadi perhatian utama, sekaligus mendorong lulusan mengembangkan jiwa kewirausahaan.
Untuk memastikan lulusan memiliki daya saing global, Elizabeth International terus merancang kurikulum yang berorientasi pada praktik nyata di industri. Berbagai program unggulan diselenggarakan untuk seluruh jurusan, meliputi Program Satu Tahun, Program Dua Tahun, dan Program Sarjana Plus.
Khusus mahasiswa Program Dua Tahun, yakni Hotel Supervision Management dan Hotel Management, penyelenggaraan Event Management menjadi tugas akhir yang wajib dilaksanakan sebelum dinyatakan lulus. Sri Budani pun memberikan apresiasi kepada mahasiswa Program Dua Tahun Angkatan 2024 atas keberhasilan menyelenggarakan Ezzy Run 2026 pada Agustus lalu. Ajang tersebut diikuti 2.270 pelari yang berasal dari kalangan mahasiswa, alumni, mitra hotel, perusahaan, dan masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Budani juga mengajak seluruh hadirin mengenang lima tahun kepergian Founder Elizabeth International, mendiang Coach Nyoman Sukadana, yang berpulang pada 9 Oktober 2021. Ia menyampaikan bahwa sejak berdiri pada 2009, Elizabeth International dibangun dengan visi sebagai “Rumah Transformasi”, tempat generasi muda belajar dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Coach Nyoman, lanjutnya, memiliki cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pelatihan kerja, melahirkan hotelier profesional yang berkarakter kuat, berjiwa pemimpin tangguh, serta memiliki semangat hospitality-preneur. Ia juga menggagas Bali International Career Expo dengan tagline “Sugih Mulih”, yang telah diselenggarakan selama satu dekade.
“‘Sugih Mulih’ berarti ‘Kaya dan Pulang’. Konsep spiritual dan sosial ini membawa pesan mendalam mengenai keseimbangan hidup antara pencapaian duniawi dan pengabdian kepada asal-usul. Menjadi kaya akan ilmu dan pengalaman, lalu pulang membangun Bali dan Indonesia. Lima tahun berlalu, dan legacy itu tidak padam. Hari ini, 1.191 wisudawan adalah wujud nyatanya,” ungkap Sri Budani.
Menutup sambutannya, Sri Budani berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga integritas dan terus meningkatkan kompetensi dalam perjalanan karier mereka.
“Elizabeth International telah memberi kalian sayap. Angin dunia mungkin kencang, tetapi integritas dan kompetensi kalian akan menjadi jangkar yang menjaga kalian tetap teguh. Dan bila kelak kalian sudah ‘sugih’, ingatlah untuk ‘mulih’, sebagaimana yang selalu dipesankan Coach Nyoman,” pungkasnya. (ist)


Leave a Reply