Ekspansi Bisnis Kaori Group ke Tanah Jawa, Winnie Kaori: Modalnya Keberanian

(Baliekbis.com), MENGUSUNG tagline “Love, Trust and Care”, Kaori Group kini terus melebarkan sayap bisnisnya. Bukan hanya produk yang bertambah, bisnis Kaori Group yang berbasis di Desa Mas Gianyar-Bali juga merambah ke tanah Jawa.

“Modal utama sebuah usaha adalah keberanian, berani memulai. Kalau berani mencoba saya optimis kita akan berhasil,” ungkap Dirut Kaori Group Kade Winnie Kaori saat peresmian bisnis barunya Depo Migo POM Kaori di Desa Klakah Lumajang Jawa Timur, Sabtu (25/6).

Tidak tanggung-tanggung dalam peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita itu langsung dilakukan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati. Bahkan Bunda Indah begitu kerap orang nomor dua di Lumajang itu disapa langsung memesan 5 ribu botol setelah melihat langsung produk minyak goreng Kaori yang dinilainya berkualitas tinggi.

Dalam bisnis minyak goreng ini, Kaori Group menggandeng Koperasi Konsumen Pegawai Republik Indonesia Ganesha Klakah Kabupaten, Lumajang yang sudah berdiri sejak 1961 dengan omzet miliaran dari berbagai unit bisnisnya. Seperti properti dan kini minyak goreng Kaori.

Ketua Koperasi Ganesha Haji Triadi Irianto bahkan menarget bisa memasarkan 300 ton minyak goreng sebulannya. “Pasar kami disini luas dan minyak goreng ini kualitasnya nasional dengan harga lokal,” jelasnya.

Bagi Winnie Kaori menjaga kepercayaan dalam sebuah usaha sangatlah penting. “Kita juga harus fokus, jujur dan yakin. Seperti ketika memulai bisnis minyak goreng ini awalnya sedikit, hanya beberapa liter namun tidak berselang lama sudah mencapai 200 ton. Saya yakin melalui kerja sama dengan Koperasi Ganesha akan lebih cepat lagi,” ujarnya.

Ia pun berharap usaha ini bukan hanya bisa membantu berkembangnya usaha kecil di desa-desa juga bermanfaat bagi masyarakat, warga bisa mendapatkan minyak goreng berkualitas dengan harga terjangkau dan sesuai isi kantong. “Tidak harus beli 1 liter, 5 liter. Punya berapa saja bisa beli minyak ini dan dijamin pasti pas karena menggunakan peralatan digital,” jelasnya.

Dan dalam menjaga keberlangsungan unit usaha yang dikembangkang, Kaori lebih awal memberikan pendidikan dan pelatihan bagi tenaga yang akan mengelola usaha.

“Seperti halnya usaha minyak goreng super ini, kita sudah latih tenaga Koperasi Ganesha di Bali baik teknis maupun pengelolaan. Nantinya di satu kecamatan ada satu distributor, satu kabupaten satu depo. Ini untuk menjamin tetap terjaganya distribusi,” ujar Kaori.

Dan tidak sampai di sana saja, menurut Kaori pihaknya kini tengah mematangkan untuk pengembangan depo baru di Pasuruan, Bojonegoro dan beberapa kabupaten lainnya yang sudah mengajukan kerja sama.

Dengan jargon menyediakan Minyak Goreng Sehat Harga Bersahabat, Kaori ingin membuktikan kepada masyarakat dengan tindakan nyata dengan usaha yang bermanfaat bagi masyarakat. (bas)