BICE ke-10 Kembali Digelar, Usung “Sugih Mulih”: Pulanglah Ketika Sudah Kaya
BICE mengusung tagline “Sugih Mulih”, diambil dari bahasa Bali yang berarti kaya dan pulang. Filosofi ini mengajak mahasiswa dan alumni untuk terus mengumpulkan kekayaan dalam bentuk pengalaman, ilmu, jejaring profesional, dan keberanian keluar dari zona nyaman, sembari tetap membawa pulang apa yang telah dipelajari untuk berkontribusi membangun Bali dan Indonesia.
(Baliekbis.com), Bali International Career Expo (BICE) 2026 yang ke-10 kembali digelar Elizabeth International Hotel & Business School, yang ditandai dengan pemukulan gong, Selasa (8/9), di Bali Sunset Convention Center, Denpasar.
BICE 2026 melibatkan ribuan mahasiswa dan 101 industri hospitality serta berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (10/9) mendatang. “BICE 2026 menjadi salah satu bursa kerja hospitality terbesar di Bali yang secara konsisten diselenggarakan setiap tahun. Kegiatan ini mempertemukan ribuan mahasiswa aktif Elizabeth International dengan 101 mitra industri, mulai dari hotel, resort, dan villa, hingga agen penempatan kerja untuk program landbased maupun cruise line,” ujar Direktur Elizabeth International, Putu Sri Budani.
BICE 2026 juga menghadirkan Culinary Festival yang menampilkan kreasi kuliner dari mahasiswa-mahasiswi jurusan Pastry dan Culinary Art. Ada puluhan stan kuliner yang dihadirkan para mahasiswa.
Dalam sambutannya, Direktur Elizabeth International, Sri Budani, menyampaikan BICE lahir dari sebuah keyakinan sederhana yang digagas oleh Founder Elizabeth International, almarhum Coach Nyoman Sukadana, satu dekade lalu, bahwa setiap anak muda berhak mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkarier di industri hospitality, baik di dalam maupun luar negeri.
BICE pertama pada 2017 digelar dalam skala kecil, bahkan berbarengan dengan acara wisuda Elizabeth International, jauh berbeda dari skala penyelenggaraan tahun ini yang melibatkan ribuan mahasiswa dan ratusan mitra industri.

“Sepuluh tahun ini bukan pencapaian Elizabeth International sendirian, melainkan hasil kerja sama kita semua,” tegasnya. Kepada para mitra industri, Elizabeth International mengajak agar BICE tidak hanya dipandang sebagai ajang rekrutmen tahunan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi jangka panjang dalam merancang jalur karier yang lebih jelas bagi generasi muda.
“Kami memiliki keyakinan rekrutmen terbaik bukan lahir dari CV yang sempurna, melainkan dari percakapan yang jujur,” tambah Sri Budani.
Direktur Elizabeth International, Putu Sri Budani, memaparkan tagline “Sugih Mulih”, di mana Sugih artinya kaya, yakni kaya akan pengalaman, bukan kaya tentang uang saja. Sementara Mulih artinya pulang, pulanglah ketika sudah kaya dengan segala hal, pulang dan bangun kembali Bali dan Indonesia.
BICE sendiri merupakan kegiatan yang mempertemukan industri dengan pencari kerja. “Kami menghadirkan ribuan mahasiswa dan mahasiswi aktif Elizabeth International, kemudian SMA, SMK, dan tentunya alumni dari Elizabeth International sendiri. Kami terbuka untuk umum. Jadi bisa datang ke sini membawa CV ataupun bertanya-tanya tentang pekerjaan yang ada, lowongan pekerjaan. Selama tiga hari ini setiap hari akan ada talkshow, penjelasan-penjelasan mengenai karier. Di Culinary Festival ada flare competition dan kegiatan lainnya,” jelasnya.
Ditambahkan, dari 101 eksibitor, terdapat pula peserta dari luar negeri, seperti Malaysia.
Sementara itu, perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali yang disampaikan Kepala Bidang Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi, Sri Astuti, mengatakan sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan LPK yang telah memberikan berbagai keterampilan soft skill maupun hard skill kepada anak-anak didik sehingga mereka siap dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu mempercepat penyerapan tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran.
Acara pembukaan BICE 2026 turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, di antaranya dari Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, serta Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung.
Turut hadir pula perwakilan asosiasi industri dan pendidikan vokasi, antara lain MKKS SMK Provinsi Bali, Ikatan Guru Vokasi Maju Indonesia (IGVIM), IHGMA Bali, HRA Bali, IPA, HFLA, IHKA, dan IFBEC, bersama jajaran BOD, manajemen, mahasiswa-mahasiswi, serta alumni Elizabeth International.
Tentang Elizabeth International
Elizabeth International Hotel & Business School adalah lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi hospitality yang berdiri di Bali sejak 2009. Selama lebih dari 17 tahun, Elizabeth International telah mencetak ribuan lulusan yang berkarier di industri hospitality, baik di dalam maupun luar negeri, melalui program pendidikan, pelatihan, dan penempatan kerja yang terintegrasi dengan kebutuhan industri. (ist)

