Aksi Peduli Partai Demokrat Bali Terus Berlanjut, Gelar Donor Darah dan Serahkan Bantuan kepada Bayi Telantar

(Baliekbis.com), Gerakan aksi sosial kemanusiaan dan peduli lingkungan serangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang jatuh pada 9 September 2026 mendatang terus berlanjut.

Setelah turun melakukan aksi sosial dan lingkungan di seluruh Kabupaten dan Kota di Bali, gerakan kemanusiaan berupa donor darah dan mengunjungi panti asuhan, Sabtu (5/9) dilakukan sejak pagi.

Donor darah di Kantor Partai Demokrat Bali Renon Denpasar berhasil mengumpulkan 25 kantong darah dari 25 peserta yang lolos seleksi. “Hasil ini sesuai dengan target kita 25 pendonor sesuai HUT ke-25,” ujar Sekretaris Partai Demokrat Bali Made Sada di sela-sela kegiatan donor.

Usai pelaksanaan donor kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke panti asuhan. Di Yayasan Sayangi Bali di Jalan Subak Dalem Nomor 5, Denpasar, Made Sada bersama tim menyerahkan bantuan berupa perlengkapan bayi, sembako dan kebutuhan pokok serta uang dengan total Rp15 juta.

“Selain bantuan uang dari Pak Ruspandi, Ibu Sri, dan Pak Bayu Gustan, kami juga mengumpulkan iuran sukarela dari rekan-rekan hingga terkumpul dana cash sebesar Rp5 juta ditambah dana transfer Rp10 juta sehingga totalnya Rp15 juta,” jelas Made Sada.

Made Sada mengatakan, kehadiran Demokrat Bali bersama Srikandi Demokrat dan panitia merupakan bentuk aksi sosial kemanusiaan untuk membantu Yayasan Sayangi Bali yang selama ini fokus menangani bayi telantar serta anak-anak yang membutuhkan perhatian dan perawatan khusus.

Dikatakan Made Sada, Demokrat Bali mengapresiasi dedikasi Ketua Umum Yayasan Sayangi Bali, Dewa Putu Wirata yang secara konsisten menjalankan aksi sosial kemanusiaan dalam merawat anak-anak yang membutuhkan.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai Tri Hita Karana, yakni menjaga keharmonisan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia dan alam lingkungan.

“Kami juga ingin mengambil peran untuk membantu pemerintah agar lebih memperhatikan tempat-tempat seperti ini, sehingga para penyandang disabilitas mendapatkan perhatian yang maksimal,” kata Made Sada.

Menurutnya, jauh lebih penting adalah kehadiran organisasi di tengah masyarakat yang bisa dirasakan manfaatnya serta kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Sayangi Bali Denpasar, Dewa Putu Wirata menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Partai Demokrat Bali yang telah hadir dan memberikan bantuan dalam rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat.

Dewa Putu Wirata menjelaskan, Yayasan Sayangi Bali secara khusus bergerak dalam penanganan bayi telantar.

“Bayi telantar yang ditangani, pertama, bayi yang dibuang atau ditinggalkan di jalan maupun tempat umum. Kedua, bayi yang dilahirkan di rumah sakit kemudian ditinggalkan atau orang tuanya pergi tanpa membawa bayi tersebut,” jelasnya.

Dijelaskan Yayasan Sayangi Bali merupakan yayasan swasta pertama di Bali yang secara resmi bermitra dengan Dinas Sosial untuk menangani bayi terlantar.

Selama lebih dari 10 tahun berdiri, Yayasan Sayangi Bali telah menangani sekitar 90 bayi. Saat ini terdapat 11 bayi dan tiga anak yang tinggal di yayasan termasuk dua di antaranya memiliki kebutuhan khusus atau disabilitas berat. (ist)