Silaturahmi dengan IWJ, Rai Wirajaya: Wadah Sosial Dukung Pembangunan Bali

(Baliekbis.com), Kehadiran organisasi sosial di masyarakat seperti halnya IWJ (Ikatan Warga Jember) Bali perlu diapresiasi.

“Wadah sosial ini perlu kita dukung termasuk untuk legalitasnya sehingga bisa berkembang secara positif dan terarah serta bermanfaat bagi Bali,” ujar Anggota DPR RI IGA Rai Wirajaya di sela-sela silaturahmi dengan jajaran Pengurus IWJ Bali di Denpasar, Rabu (3/4).

Dalam pertemuan itu hadir Ketua IWJ Bali Eko Kurniawan didampingi sejumlah pengurus lainnya. Eko Kurniawan mengatakan IWJ Bali beranggotakan sekitar 3.400 yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. “Anggota IWJ kebanyakan kerja di sektor informal seperti pedagang (UKM) dan sebagian ada sebagai pegawai dan pekerja pariwisata,” tambah Eko yang bekerja di hotel ini.

Rai Wirajaya yang duduk di Komisi XI (Keuangan, Perencanaan Pembangunan dan Perbankan) mengatakan adanya wadah warga ini sangat bermanfaat untuk membantu anggotanya seperti dalam hal kegiatan suka dan duka. Juga untuk kegiatan pembangunan dan hal-hal positif lainnya. 

Untuk itu, Rai Wirajaya yang juga Caleg DPR RI Dapil Bali ini mengatakan wadah sosial yang ada perlu didukung dengan legalitas sehingga bisa berkembang positif dan terjalin hubungan yang harmonis satu sama lain. 

“Kita tentu siap mendukung kegiatan-kegiatan positif untuk peningkatan SDM dan kemajuan pembangunan,” tambah politisi asal Peguyangan Denpasar ini seraya memuji semboyan IWJ (Ikatan Warga Jember) Bali yakni “Dimana bumi dipijak disitu langit  dijunjung”. 

Ketua IWJ Eko Kurniawan menambahkan wadah warga Jember itu terbentuk 2016. Sebagai wadah sosial kemasyarakatan, cukup banyak kegiatan yang dilakukan IWJ seperti membantu anggota yang sakit, orang tua dan juga olahraga. “Kita juga mengharapkan pembinaan dari Pak Gung Rai sebagai dewan,” ujarnya.

Sebagai pekerja di sektor pariwisata, ia melihat pesaing Bali makin ketat. Untuk itu perlu terobosan-terobosan agar pariwisata yang menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat dan daerah bisa terus bertumbuh. Acara silaturahmi yang berlangsung penuh keakraban itu diakhir dengan penyerahan kenang-kenangan. (bas)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: