Kesiapan KTT G20, Sejumlah Menteri Tinjau Fasilitas Bandara Ngurah Rai

(Baliekbis.com),Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali saat ini tengah bersiap menyambut kegiatan internasional Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang diselenggarakan pada tahun 2022 mendatang, pasca-ditetapkannya Indonesia yaitu di Pulau Bali sebagai lokasi penyelenggaraannya.

Untuk memastikan kesiapan KTT G20 dapat berjalan sesuai dengan harapan, Menteri Perhubungan, Menteri Perekonomian Maritim dan Investasi, Menteri Perdagangan, Menteri Komunikasi dan Informasi, Menteri Kesehatan serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan peninjauan kesiapan fasilitas serta proses kedatangan peserta KTT G20 pada 25 November 2021.

“Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali sebagai salah satu pintu gerbang pengguna transportasi udara menjadi sarana yang akan dilalui para peserta KTT G20 nantinya, sehingga kita perlu melakukan kesiapan agar dapat kami sesuaikan dengan kebutuhan untuk mendukung kelancaran kegiatan internasional ini,” ujar Herry A.Y. Sikado General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali.

“Kesiapan KTT G20 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali juga dilakukan peninjauan oleh para Menteri terkait kami sangat berterima kasih telah dibantu untuk memonitoring kesiapan yang telah dilakukan guna pembenahan peningkatan fasilitas hingga layanan. Atas masukan yang kami terima akan segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

“Para Menteri Republik Indonesia yang melakukan kunjungan telah kami jelaskan proses alur kedatangan mulai dari penumpang pesawat udara melakukan pemeriksaan suhu tubuh, dokumen syarat penerbangan hingga pemeriksaan PCR Test. Semua dokumen penerbangan telah terdigitalisasi agar lebih memudahkan para penumpang,” jelasnya.

Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali sebelumnya telah siap menerima penumpang, sejak ditetapkannya pada 14 Oktober 2021 yang lalu penerbangan internasional dibuka dengan persiapan simulasi kedatangan, dalam hal tersebut kegiatan internasional KTT G20 kami memastikan dapat dilayani, adapun masukan akan segera dilakukan pembenahan.

Herry berharap dengan terpilihnya Bali sebagai tuan rumah KTT G20 dapat mengairahkan kembali sektor aviasi serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar di Pulau Bali yang rata-rata bergerak dibidang pariwisata, namun tetap dibarengi protokol kesehatan sebab pandemi ini belum berakhir.

“Perlu saya sampaikan juga para petugas kami di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali telah melakukan vaksinasi Covid-19, ini dianggap penting melihat penyebaran Covid-19 di Indonesia sudah menurun, untuk itu kita perlu mengantisipasinya,” tutup Herry. (ist)