Pelantikan Pengurus DPD dan DPC Hanura se-Bali, Siapkan Strategi untuk Menarik Dukungan Pemilih Muda Hadapi Pemilu 2029
(Baliekbis.com),Pelantikan kepengurusan DPD Partai Hanura Bali dan DPC Hanura se Bali periode 2025-2030 yang dirangkaikan dengan rapat kerja Daerah (Rakerda) digelar Minggu (2/8) di Denpasar.
Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi. Sekaligus penguatan mesin partai menghadapi verifikasi partai politik dan Pemilu 2029.
Hadir dalam pelantikan tersebut Gubernur Bali Wayan Koster dan Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, jajaran KPU Provinsi Bali, pengurus DPP Partai Hanura, serta perwakilan sejumlah partai politik.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella dalam sambutannya mengatakan pelantikan menjadi awal kebangkitan Hanura melalui konsolidasi organisasi secara nasional.
Menurutnya, DPP telah melakukan pembenahan menyeluruh, termasuk perubahan identitas partai dengan logo baru bergambar Singa sebagai simbol semangat baru menghadapi Pemilu 2029.
Untuk itu ia mengajak seluruh kader membuka ruang seluas-luasnya bagi tokoh masyarakat, tokoh agama, kalangan profesional hingga generasi muda untuk bersama-sama membangun partai.
Dikatakan keberhasilan partai tidak hanya diukur dari jumlah kader atau besarnya struktur organisasi, tetapi dari kemampuan menghadirkan solusi dan manfaat nyata bagi masyarakat. Rio juga menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam politik, bukan sekadar memenuhi ketentuan kuota 30 persen.
Di akhir arahannya, ia berpesan kepada seluruh kader Hanura di Bali. “Kalau Hanura tidak memberikan manfaat bagi masyarakat Bali, tutup saja Hanura di Bali. Yang dibutuhkan rakyat bukan sekadar bertambahnya partai politik, tetapi partai yang memiliki gagasan besar dan bekerja untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bali, Gde Wirajaya Wisna dalam sambutannya mengatakan struktur kepengurusan Hanura di Bali telah terbentuk hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh kabupaten/kota dengan total 57 PAC di Bali.
Wirajaya menambahkan Hanura akan melakukan roadshow ke seluruh daerah, termasuk melengkapi administrasi dan memperkuat sekretariat partai.
“Hanura Bali juga menyiapkan strategi untuk menarik dukungan pemilih muda yang diproyeksikan menjadi kelompok dominan pada Pemilu 2029. Pendekatan politik yang lebih adaptif dinilai menjadi kunci dalam menjangkau Generasi Z,” ujar Wirajaya.
Wirajaya mengatakan Hanura ingin mengembalikan kejayaan politiknya di Bali. Saat ini Hanura memiliki enam kursi di legislatif. “Hanura pernah memiliki kekuatan politik yang besar di Bali, hampir di seluruh kabupaten/kota memiliki fraksi bahkan unsur pimpinan DPRD. Itu yang ingin kami raih kembali,” ujarnya.
Untuk itu Wirajaya menekankan agar kader Hanura hadir dengan program yang benar-benar berpihak kepada masyarakat sehingga kembali mendapat kepercayaan masyarakat. (ist)


Leave a Reply