Muaythai Bali Gelar Ekshibisi, Siapkan Atlet ke Porjar
(Baliekbis.com), Keberadaan olahraga Muaythai di Bali sangat diminati dan berkembang signifikan. Saat ini kepengurusannya sudah ada di 9 kabupaten/kota di Bali.
Demikian disampaikan Ketua Umum Muaythai Indonesia (MI) Provinsi Bali Ir. I Wayan Mariyana Wandhira,S.T.,M.T. saat Final Porjar (Pekan Olahraga Pelajar) Muaythai yang berlangsung di Fight Right Gym Sanur Kaja Denpasar, Minggu (7/6/2026).
Final mempertandingkan 23 partai baik putra maupun putri. Pada babak penyisihan diikuti 74 partai. Peserta dari sembilan kabupaten/kota se Bali.
Dikatakan, olahraga Muaythai pada Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026 ini masih dalam tahap ekshibisi. “Mudah-mudahan tahun depan bisa resmi dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di Porjar. Di Bali seluruh kabupaten/kota sudah mengikuti event ini,” jelasnya.
Wandira menambahkan masing-masing pengurus cabang telah diminta membuat laporan kepada KONI dan Dinas Pendidikan masing-masing untuk mempersiapkan diri menyongsong resminya pertandingan ini.

“Pengurus baru ini kita ingin menegaskan kembali kepada pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pendidikan bahwa kami sudah siap untuk melaksanakan kegiatan ini secara resmi,” jelasnya.
Pihaknya juga sedang mempersiapkan atlet untuk PON Bela Diri dimana sudah memiliki hasil-hasil yang akan diturunkan di cabang dan di kelas masing-masing melalui seleksi porprov.
Terkait atlet, dikatakan untuk mendapatkan atlet ladangnya ada di sekolah-sekolah. “Sekolah merupakan ladang atlet untuk semua cabor, lebih-lebih Muaythai. Muaythai ini cabor yang dianggap baru tapi sudah mengakar. Atlet-atlet kami sudah sangat siap. Dari performanya mereka sudah memiliki teknik, pola, dan taktik,” ujar Wandira yang juga Anggota DPRD Kota Denpasar ini.
“Kita ingin mendapatkan anak-anak atau atlet-atlet muda berbakat dan berprestasi dari bangku sekolah ini,” jelas Wandira seraya menambahkan dari pengalamannya di ISSI, ia mendapatkan atlit dari bangku sekolah yang berhasil meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional.
Porjar menjadi cikal bakal untuk mendapatkan atlet-atlet pro, atlet-atlet amatir yang nantinya mempunyai tingkat ketangguhan dan kematangan untuk melanjutkan jenjang lebih lanjut.
Wandira menjelaskan dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan Rakerda Muaythai Bali untuk
menyamakan persepsi, program kerja, dan target.
Dijelaskan Muaythai dikenal sebagai olahraga keras dengan 8 senjata: pukulan kiri-kanan, siku kiri-kanan, tendangan kiri-kanan, dan lutut kiri-kanan. Namun aturan pertandingan disesuaikan usia untuk keamanan.
Atlet tingkat SD tidak boleh menyerang kepala dan tidak boleh menggunakan siku. SMP boleh pukul kepala tapi tanpa siku dan lutut ke kepala. SMA sudah boleh penuh kecuali siku dan lutut ke kepala. Minimal atlet SD kelas 4 sudah dapat bertanding.
Dijelaskan pada tanggal 14 Juni 2026 Muaythai Bali akan merekomendasikan event internasional di Atlas Beach Club, Sanur. Event ini diikuti beberapa negara dan menjadi bagian promosi sport tourism. (ist)

