Waspadai Pengaruh Handphone Bagi Kesehatan

(Baliekbis.com), Manusia adalah makhluk sosial, maka semenjak ditemukan handphone maka hubungan antar sesama menjadi jauh lebih mudah. Belum lagi ketika era digital datang, banyak aplikasi socmed tercipta, sehingga kebutuhan akan smartphone menjadi begitu penting. Sekarang bisa dihitung dengan jari orang yang tidak sibuk dengan ponselnya dimanapun tempatnya, sekolah, stasiun, kafe, rumah, dsb. Sayangnya disisi lain ternyata ada dampak buruknya penggunaan ponsel bagi kesehatan yang sudah didukung oleh penelitian, yang paling populer adalah radiasi elektromagnetiknya yang bisa mempengaruhi tubuh dalam berbagai cara. Tak hanya itu, masih banyak dampak negatif juga yang ditimbulkan melalui penggunaan handphone.

1. Mengganggu dan menghambat siklus tidur

Sering memainkan handphone pada malam hari dapat menganggu siklus tidur Anda. Cahaya yang memancar dari layar HP Anda bisa mempengaruhi siklus sirkadian tubuh(jam biologis)  Anda yang memicu produksi hormon kewaspadaan. Jika ponsel Anda hidup dan dekat dengan tempat tidur Anda, maka ada kemungkinan yang  tinggi  Anda terbangun di tengah malam karena nada getar atau dering dari SMS atau call. Kita tahu bahwa SMS promo operator terkadang tidak mengenal waktu. Studi tahun 2015 yang diterbitkan Pediatrics menuliskan bahwa tidur berdekatan dengan layar hp yang kecil, atau TV di kamar lebih sering dikaitkan dengan jangka waktu tidur yang lebih pendek. Ketahuilah bahwa sulit tidur itu dan gangguan tidur merupakan penyebab langsung sindrom metabolik, sekumpulan penyakit  kronis seperti obesitas, diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, trigliserid tinggi, dan perut gendut.

2. Meningkatkan Penularan Infeksi oleh kuman

Jika Anda juga menggunakan HP Anda di tempat umum seperti toilet, rumah sakit, pasar, atau lainnya, maka ada kemungkinan handphone Anda terkontaminasi kuman. Studi yang dilakukan di University of London 2011, para peneliti yang mengamati sekitar 400 ponsel dari jumlah bakteri yang nempel. Hasilnya sungguh mengejutkan, yakni 92% ponsel yang diteliti menyimpan bakteri . Studi lain pada 2013 yang dipublikasikan di Journal of Perinatologi mencatat bahwa paparan bakteri dari handphone bisa berfungsi sebagai vektor untuk infeksi nosokomial pada unit perawatan intensif neonatal. Jadi bersihkan ponsel Anda dengan desinfektan ponsel sekali seminggu minimal, adalah ide yang baik untuk mencegah penularan kuman.

3. Meningkatkan risiko terkait masalah jantung

Radiasi elektromagnetik dari handphone sangatlah kuat, sehingga tidak baik untuk kesehatan jantung. Energi yang dipancarkan dari handphone ini bisa  menyebabkan oksidasi dan melemahkan membran sel. Studi tahun 2010 yang diterbitkan  European Journal of Oncology mencatat bahwa Radiasi yang dipancarkan oleh telepon nirkabel termasuk ponsel, menyebabkan penyimpangan jantung. Annals of Medical & Health Sciences Research mencatat bahwa daya energi elektromagnetik yang dipancarkan telephon seluler berbahaya khususnya bagi orang yang memiliki penyakit jantung iskemik karena akan mengubah aktivitas elektrokardiografi. Bahkan studi baru 2013 oleh American Society for Hypertension menjelaskan  bahwa penggunaan ponsel menyebabkan tekanan darah tinggi. Untuk meminimalisir dampak buruk radiasi ponsel terhadap kesehatan jantung Anda, hindari membawa ponsel  di saku depan baju. Khususnya orang yang memakai  alat pacu jantung harus memperhatikan ini.

4. Mempengaruhi Tingkat Kesehatan Reproduksi Pria

Radiasi dari daya gelombang elektromagnetik HP juga ber efek negatif kepada kesehatan reproduksi terutama kaum pria. Hal ini  dapat menyebabkan sperma rusak atau melambat, serta bisa penurunan konsentrasinya. Satu studi yang dipublikasikan Fertility and Sterility 2008 mencatat bahwa aktifitas tinggi menggunakan ponsel  secara langsung dan signifikan terkait dengan jumlah sp*rma yang rendah serta secara keseluruhan infertilitas pada pria. Radiasi handphone menurunkan kualitas semen dengan cara mengurangi jumlah sperma, baik motilitas, viabilitas dan morfologi normalnya.

5. Meningkatkan  Risiko terkena Kanker Otak

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa ponsel memancarkan daya frekuensi radio, dalam bentuk radiasi non ionisasi yang kemungkinan bekerja sebagai karsinogenik (penyebab kanker). Radiasi ponsel tersebut memicu pemanasan jaringan diotak yang terserap oleh otak dan meningkatkan risiko kanker otak. Studi yang dipublikasikan International Journal of Oncology tahun 2013 mencatat keterkaitan antara tumor otak ganas yang didiagnosis antara tahun 2007 dan 2009 dengan penggunaan alat nirkabel dan ponsel. Bahkan studi baru tahun  2015 studi yang dipublikasikan Patofisiologi mencatat dengan tegas bahwa penggunaan ponsel meningkatkan risiko kanker otak. Namun risiko tertinggi bagi orang yang sudah menggunakan ponsel selama lebih dari 20-25 tahun.

 

Tips Aman dari radiasi handphone:

Untuk menghindari radiasi ke otak, bisa menggunakan headset saat menelepon. Melakukan panggilan hanya jika dirasa sangat penting. Jika Ingin melakukan percakapan yang panjang, paling enak dilanjut di meja makan atau tempat lain bertatap mata. Hindari menggunakan ponsel di ruang yang sekeliling tertutup logam, misalnya lift. Jauhkan ponsel saat Anda tidur di malam hari. Tidak menaruh ponsel di saku kemeja depan atau di celana jeans. (ist)