Wagub Cok Ace Harapkan The 3rd World Irrigation Forum bisa Sebarluaskan Perkembangan Teknologi Irigasi Terkini

(Baliekbis.com), Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati berharap para delegasi dari berbagai negara yang hadir dalam The 3rd World Irrigation Forum & 70th International Executive Council Meeting Of International Commission on Irrigation and Drainage (ICID), bisa mendapatkan keputusan penting untuk berbagai permasalahan terutama di bidang irigasi atau pengairan. ” Harapan saya, para delegasi yang hadir mendapatkan pengetahuan dan teknologi terkini, serta bisa disebarluaskan ke seluruh negara peserta,” Ujar Wagub dalam sambutannya di acara Farewell Dinner yang dihelat di Tanjung Benoa Hall, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung pada Rabu (4/9) malam

Pria yang akrab disapa Cok Ace ini juga ingin agar forum ini mampu memberikan sumbangsih kepada perkembangan teknologi irigasi di Bali dan di tanah air pada umumnya. ” Ini penting untuk memajukan sistem irigasi kita sekaligus menjaga ketersediaan bahan pangan yang dihasilkan sistem pengairan yang baik,” Tandas penglisir Puri Ubud ini.
 Tak lupa, Wagub Cok Ace juga mengajak para delegasi yang datang dari berbagai negara untuk menikmati keindahan alam dan budaya Bali. ” Nikmatilah alam, seni dan budaya Bali yang sudah tersohor di berbagai belahan dunia,” Tutupnya.
Sementara itu, Felix Britz Reinders President of ICID dan chairperson for the ICID Working Group for On -Farm Irrigation mengaku terkesan dengan keramahan dan keterbukaan Bali sebagai tuan rumah. “Hal ini sangat berkesan bagi kami dan turut membantu memberikan suasana yang baik, bagi pengambilan keputusan penting dan isu strategis di forum ini,” Tukas Reinders.
Kedepan menurutnya, segala sesuatu mengenai teknologi pengairan di seluruh dunia perlu ditata kembali. ” Banyak masukan dari para ahli dan banyak agenda penting yang akan menjadi konsen kami kedepannya,” Pungkas Reinders.
Dalam acara tersebut, ditampilkan pula berbagai kesenian dan tarian dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari tari Saman dari Aceh hingga tari Berburu dari Papua yang mengundang decak kagum para delegasi. (ist)