UGM Dorong Penambahan Guru Besar

(Baliekbis.com), Universitas Gadjah Mada terus berupaya menambah jumlah guru besarnya. Pasalnya hingga saat ini jumlah guru besar di UGM masih belum ideal dibandingkan dengan jumlah mahasiswa yang ada. Guru besar UGM saat ini hanya berjumlah 400 orang. Sedangkan mahasiswa yang belajar di UGM kini mencapai angka 47 ribu mahasiswa. “Jumlah guru besar di UGM tidak banyak. Meskipun jumlahnya bertambah, tetapi tidak sebanding dengan pertambahan jumlah dosen baru yang terus bertambah 100-200 orang setiaptahunnya,” kata Wakil rektor Bidang SDM dan Aset Pro.Dr.Ir. Bambang Agus Kironoto, Selasa (14/8) dalam Seminar Bulanan Pengembangan Keilmuan dan Sumber Daya Manusia di Ruang Multimedia Kantor Pusat UGM. Pada seminar yang digelar oleh Dewan Guru Besar (DGB) UGM, Bambang menyampaikan untuk menjadi perguruan tinggi yang tangguh idealnya memliki guru besar sebanyak 40 persen dari total dosen.

“Jumlah dosen UGM saat ini ada sekitar 3 ribu orang daan 400 diantaranya guru besar sehingga masih harus bekerja keras untuk memenuhi harapan tersebut,” tuturnya. Untuk mencapai harapan itu, Bambang mengatakan UGM berupaya menyusun sejumlah strategi dalam pemenuhan guru besar. Salah satunya adalah mendorong dan memfasilitasi percepatan publikasi internasional. “Kendala yang banyak dihadapi kenapa guru besar UGM tidak bertambah karena syarat publikasi internasional ini sebagian besar belum dipenuhi,” katanya.

Langkah lain dengan menyiapkan Standar Operasional Prosedur terkait pengajuan guru besar, pelatihan penulisan karya ilmiah, mempercepat jumlah doktor. Disamping itu, menerapkan skema intesif berbasis kinerja untuk memotivasi penulisan publikasi dan meraih gelar doktor. Sementara Ketua DGB UGM percepatan Prof.Drs. Koentjoro,MBSc., Ph.D.,  menyampaikan saat ini UGM memiliki sebanyak 311 orang guru besar aktif dan ditambah dengan guru besar pensiun total mencapai 400 orang.  Sementara pertumbuhan guru besar baru relatif kecil dibandingkan dengan guru besar yang pensiun dan meninggal dunia. “Dalam waktu dekat kami akan mengundang dosen yang memenuhi syarat untuk diajukan menjadi guru besar dan akan kita berikan motivasi dan pengarahan serta mencari solusi kendala yang dihadapi,” jelasnya. Koentjoro mengatakan saat ini jumlah dosen dengan jabatan lektor kepala bergelar doktor mencapai angka 300-400 orang. Jumlah ini potensial untuk digarap menjadi guru besar. “UGM terus berupaya untuk memantau dan mendorong bagi dosen yang potensial untuk segera diajukan menjadi guru besar,” jelasnya. (ika/firsto)