Tolak Paham Radikalisme, Mahasiswa di Denpasar Turun ke Jalan

(Baliekbis.com), Puluhan mahasiswa dari enam Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Denpasar menggelar aksi damai menolak paham radikalisme tumbuh subur di Indonesia. Dengan membentangkan spanduk dan beragam poster, para mahasiswa bergantian melakukan orasi.

“Kami menolak segala paham radikalisme serta intoleransi berkembang di Indonesia. Kami juga mendukung langkah Presiden Jokowi dalam pemberantasan radikalisme yang selama ini bergerak dengan berbalut dan mengatasnamakan agama,” teriak Dayu Putu Sawitri kordinator aksi dalam orasinya, Sabtu (6/4/2019) sore di Denpasar.

Mahasiswa semester II dari Universitas Mahendradata Denpasar ini mengatakan, aksi yang digelar bersama rekan-rekannya juga untuk menolak secara tegas rencana kelompok-kelompok tertentu yang ingin mengganti ideologi Pancasila.

“Sebagaimana kita tahu, belakangan muncul kelompok-kelompok atau paham-paham yang ingin merongrong kewibawaan bangsa Indonesia dengan mencoba mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lainnya. Padahal, para pendiri bangsa rela mengorbankan nyawa demi tegaknya NKRI,” kata Dayu.

Ia juga menampik aksi damai bersama rekan-rekannya seperti dari Unud, Mapindo, Stipar Triatmajaya, Stimi Handayani, Politeknik Negeri Bali serta beberapa elemen masyarakat lain ini atas pesanan dan kepentingan pihak-pihak tertentu.

“Kegiatan ini murni dari hati nurani kami, dan tanpa pesanan dari pihak-pihak lain. Ini kami lakukan karena selama ini Presiden Jokowi telah mampu menunjukkan bahwa ia pemimpin yang pluralisme,” tegasnya.

Aksi yang berlangsung di depan Patung Catur Muka Denpasar disertai hujan gerimis ini tak ayal menyedot perhatian masyarakat pengguna jalan. Bahkan tidak sedikit masyarakat berhenti hanya untuk mengambil gambar melalui handphone. (agw)