Tangani Masalah Permukiman Melalui KOTAKU

Sosialisasi dan Workshop Program Kota Tanpa Kumuh, Jumat (23/9) di Hotel Puri Kedaton Denpasar.
Sosialisasi dan Workshop Program Kota Tanpa Kumuh, Jumat (23/9) di Hotel Puri Kedaton Denpasar.

 

(Baliekbis.com), Denpasar – Sebagai upaya deseminasi pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Pemerintah Kota Denpasar menyelenggarakan Sosialisasi dan Workshop Program Kota Tanpa Kumuh, Jumat (23/9) di Hotel Puri Kedaton Denpasar.  Sosialisasi dan workshop ini dibuka oleh Asisten Administrasi Pembangunan Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta. Workshop ini didampingi Camat Denpasar Barat IB Joni Ariwibawa dan Camat Denpasar Selatan AA Gde Risnawan.

Sejak tahun 2015, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM Mandiri Perkotaan) berdasarkan kebijakan pemerintah dinyatakan selesai secara program. Sebagai gerakan di masyarakat, semangat program dan kegiatan pemberdayaan masih berlangsung dan semangat ini menjadi sebuah program dengan nama Kotaku, demikian disampaikan Asisten Administrasi Pembangunan Kota Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta saat membacakan sambutan Walikota Denpasar secara tertulis.

Pelaksanaan Kotaku adalah upaya mewujudkan lingkungan permukiman di  Perkotaan yang layak huni dan berkelanjutan melalui prakarsa 100-0-100 (seratus-nol-seratus), yakni dengan mencapai 100% akses air minum, mengurangi kawasan kumuh hingga 0%, dan 100% akses sanitasi untuk masyarakat Indonesia sampai pada akhir tahun 2019. Sosialisasi dan Workshop Program Kotaku bertujuan agar para peserta tentu memiliki pengalaman, kapasitas dan komitmen yang dapat memberi masukan dan merumuskan strategi pelaksanaan program.

Dengan demikian permasalahan kekumuhan, kemiskinan serta pemukiman padat, bisa kita selesaikan dan pada akhirnya bermanfaat  bagi upaya peningkatan kualitas permukiman secara komprehensif dan dapat menjadi gerakan di masyarakat  dengan  sumberdaya yang dimilikinya. Melalui sosialisai dan workshop ini, peningkatan kapasitas pemerintah dan masyarakat secara sinergis dibidang perumahan dan permukiman dalam Kotaku, permasalahan penanganan perumahan dan permukiman kumuh akan lebih cepat tertangani.

Sementara Ketua Panitia Kotaku Ni Wayan Parwati mengatakan, Sosialisasi dan Workshop Program Kotaku sehari ini di ikuti oleh 70 orang peserta yang terdiri dari unsur-unsur SKPD terkait Kota Denpasar, Camat se-Kota Denpasar, forum kades/lurah, perguruan tinggi, city canger, dan LSM. Yang mana dari hasil sosialisasi dan workshop ini nantinya bisa terbangun pemahaman tentang Kotaku, desiminasi informasi tentang kebijakan strategi dalam pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh, adanya komitmen bersama untuk bekerja sama dalam pelaksanaan program dan adanya strategi membangun kolaborasi dan jaringan komunikasi menuju Kota Tanpa Kumuh. (ays’/ist).

Sosialisasi dan Workshop Program Kota Tanpa Kumuh, Jumat (23/9) di Hotel Puri Kedaton Denpasar.