Si Repi JAPFA Kurangi Sampah Buangan di Dukuh Sukorejo

(Baliekbis.com), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui Unit Pabrik Pakan JAPFA Sragen melaksanakan kegiatan pendampingan Bank Sampah Si Repi (Resik Nguripi) di tiga RT (Rukun Tetangga) Dukuh Sukorejo, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Program ini bertujuan untuk melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam membentuk pola hidup bersih dan sehat serta penjagaan kelestarian lingkungan. “Program Bank Sampah Si Repi sudah berjalan selama 5 bulan. Tercatat sudah ada 40 orang yang terdiri dari 35 nasabah lama dan 5 nasabah baru yang mendaftar pada Sabtu (29/7) kemarin. Mereka nasabah tapi nabungnya sampah” ujar Anang Suprayitno, Head of Personalia & General Affairs Unit Pabrik Pakan JAPFA Sragen saat ditemui dalam kegiatan Jalan Sehat Pungut Sampah (JasPungsa). “Program ini menjadi jawaban atas permasalahan sampah rumah tangga di sekitar Dukuh Sukorejo. Sampai saat ini sudah bisa mengurangi sampah sekitar 5 ton ke TPS (Tempat Pembuangan Sampah),” imbuhnya.

 

Lebih lanjut Anang menjelaskan, dalam pelaksanaannya Bank Sampah Si Repi mengikuti mekanisme bank sampah pada umumnya. Pada tahap awal, Bank Sampah Si Repi mengajarkan masyarakat cara mengklasifikasikan sampah rumah tangga. Secara umum sampah tesebut terbagi menjadi 2 jenis, yaitu sampah organik dan sampah non-organik. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup dan dapat terurai kembali  oleh alam, contohnya adalah sampah sisa makanan. Sampah non-organik adalah sampah yang berasal dari bahan hasil olahan manusia, yang termasuk dalam kategori sampah ini adalah kaca, metal, kertas dan plastik. Setelah dilakukan pemilahan, sampah-sampah tersebut akan disetor dan dikumpulkan di Bank Sampah Si Repi setiap 2 minggu sekali dan penimbangannya dilakukan 2 minggu setelah penyetoran.

 

Tahap pengumpulan dan pemilahan sampah dilakukan  oleh anggota Bank Sampah Si Repi Desa Sukorejo melalui kegiatan JasPungsa yang dilakukan setiap 2 minggu sekali. Selain pemungutan sampah yang ditemui sepanjang kegiatan jalan sehat, kegiatan dilanjutkan dengan pemilahan sampah. Warga sekitar juga memanfaatkan kegitan ini dengan melakukan kerja bakti dalam rangka menyambut ulang tahun kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang. “Kami kemas kegiatan memungut sampah yang terkesan kotor dan tidak sehat dengan JasPungsa,” pukas Anang.

 

Bank Sampah Si Repi sedang dikembangkan untuk pengolahan sampah organik dan pembuatan aktivator organik dari nanas untuk pembuatan kompos. Dalam proses pembuatannya, masyarakat akan dibantu oleh komposter dari JAPFA unit Sragen dan nantinya akan dikemas, diperjual belikan, atau dapat digunakan oleh masyarakat. “Harapannya program pendampingan Bank Sampah Si Repi dapat mendorong terbentuknya pola hidup bersih dan sehat, serta tumbuhnya rasa peduli terhadap lingkungan di masyarakat,” ujar  R. Artsanti Alif, Head of Social Investment JAPFA. “Konsep bank sampah adalah memanfaatkan sampah agar bernilai jual ekonomis, nantinya sampah-sampah organik yang sudah terkumpul ini akan diproses menjadi kompos dan untuk sampah-sampah non-organiknya, Bank Sampah Si Repi telah memiliki beberapa pengepul untuk menampung sampah-sampah tersebut.” ujarnya.

 

Selain program Bank Sampah Si Repi, JAPFA bersama Unit Pabrik Pakan JAPFA Sragen sudah melaksanakan beberapa program pengembangan masyarakat lain diantarannya Donor Darah setiap minggu mencakup 15 dusun, Bimbingan Belajar untuk siswa Sekolah Dasar, Bantuan Jamban untuk 40 keluarga di desa Duyungan, dan Bantuan Gerobak Sampah yang diberikan kepada dusun Sukoarjo. “JAPFA dalam menjalankan kegiatan usahanya selalu berusaha tidak hanya mencari keuntungan semata tapi juga memperhatikan masyarakat di sekitar lokasi usahanya,” tutup Artsanti.

 

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk merupakan perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia yang memiliki lini bisnis produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budidaya perairan, serta produksi vaksin hewan. Diiringi dengan program-program CSR yang berkontribusi dalam pengembangan masyarakat, JAPFA terus mendukung pengembangan kualitas hidup, sesuai dengan visi perusahaan “Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama”. (ist)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: