Semeton GB Nusa Penida Bulatkan Dukungan Menangkan KBS

(Baliekbis.com), Jalan Wayan Koster menuju kursi Gubernur Bali 2018 semakin menguat. Hal ini terbukti saat dilakukan pengukuhan Semeton GB (Gus Bota) Kecamatan Nusa Penida yang dilaksanakan di Lapangan Umum Sampalan Desa Batununggul, Minggu (5/11/2017). Turut hadir di acara ini, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster, Penasehat Semeton GB Provinsi Bali Nyoman Giri Prasta, Ketua Semeton GB Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta, Koordinator Semeton GB Provinsi Bali I Bagus Jagra Wibawa, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali di antaranya Alit Kelakan dan Made Suparta dan unsur Muspida dan Muspika, ribuan Semeton GB se Kecamatan Nusa Penida dan warga masyarakat. Pengukuhan Semeton GB Kecamatan Nusa Penida, dilakukan Koordinator Semeton GB Provinsi Bali I Bagus Jagra Wibawa. Sedangkan Koordinator Semeton GB Kecamatan Nusa Penida dijabat I Made Satria.

Usai dikukuhkan, I Made Satria bersama seluruh Semeton GB Kecamatan Nusa Penida, membacakan kebulatan tekad dan deklarasi mendukung dan memenangkan Wayan Koster sebagai Gubernur Bali tahun 2018. “Kami bersama ribuan Semeton GB dari 16 desa di Kecamatan Nusa Penida, siap memenangkan Bapak Wayan Koster sebagai Gubernur Bali”, tegasnya disambut antusias ribuan Semeton GB. Satria juga mengatakan, melihat kekompakan dan soliditas Semeton GB Kecamatan Nusa Penida ini, ia optimis akan bisa mengantarkan Wayan Koster menduduki kursi Bali 1 didampingi Cok Ace sebagai Wakil Gubernur. “Soliditas Semeton GB ini adalah modal utama kami untuk memenangkan Bapak Wayan Koster dan Cok Ace sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018-2023”, ungkapnya penuh semangat.  Sementara itu, Wayan Koster dalam sambutannya, mengaku sangat bangga terhadap soliditas Semeton GB Kecamatan Nusa Penida atas dukungannya mendukung KBS menapak kursi Gubernur Bali. Wayan Koster yang kini semakin populer dengan sebutan Koster Bali Satu, KBS, menyatakan akan membangun dan menata Bali lewat kebijakan dan arah yang tepat sesuai konstitusi, dan tegas serta berani dalam pelaksanaannya. “Dengan niat yang tulus dan selurus-lurusnya, saya ingin ngayah untuk Bali sekala dan niskala, menata kembali jati diri krama Bali berdasarkan adat, agama, tradisi, seni dan budaya yang adiluhung tanpa harus tercabut dari akar Bali yang berkonsep Tri Hita Karana”, ungkap KBS.

Ditambahkannya, pengalaman 3 periode sebagai anggota DPR RI mulai 2004-2009, 2009-2014, dan 2014 sampai sekarang, menjadi modal utama bagi KBS untuk merancang regulasi dan arah kebijakan kerakyatan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat Bali. “Saya paham betul apa yang menjadi kebutuhan pembangunan Bali yang harus tetap melaju maju namun tidak meninggalkan akar adat, agama, tradisi seni dan budayanya”, jelas politisi asal Desa Sembiran ini. Alam Bali yang kaya akan keberagaman adat budayanya, dijelaskan, harus dikelola dengan arah kebijakan yang tepat tegas dan berani dalam pelaksanaannya, tetapi juga harus berjalan di rel-rel konstitusi. Kecamatan Nusa Penida bagi KBS, memiliki potensi emas yang belum banyak dikembangkan, kendati sektor pariwisatanya kini sedang menggeliat tumbuh berkembang bak seorang gadis jelita, sehingga selalu menjadi incaran investor. Namun dalam beberapa kesempatan kedatangan KBS menginjakkan kakinya di Nusa Penida, ada getaran spiritual dan kebatinan yang Ia rasakan secara fisik sehingga Nusa Penida, Nusa Lembongan dan juga Nusa Ceningan, potensinya harus terus digali dengan arah kebijakan yang tepat, dan manajemen inilah yang akan KBS terapkan jika dipercaya rakyat Bali menjadi Gubernur Bali. “Nusa Penida punya potensi mutiara yang terpendam dan ini harus digali terus. Tetapi jangan lupa, vibrasi spiritual yang sangat kuat terasa, jangan sampai terganggu atas laju pertumbuhan pembangunan yang saat ini sedang menggeliat terjadi disini”, ungkapnya. Karena itu, niat yang tulus dan selurus-lurusnya membangun Bali secara sekala dan niskala, akan ia terapkan dengan pola pembangunan Nasional semesta berencana, menuju Bali yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya. “Dengan niat saya yang tulus membangun Bali, dan doa restu yang baik dari seluruh masyarakat Bali, astungkara akan saya tata Bali ini sesuai jati dirinya yang kuat memegang teguh adat, agama, tradisi, seni dan budayanya”, ucap KBS yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini disambut tepuk tangan ribuan massa pendukungnya.

KBS juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semangat Semeton GB Kecamatan Nusa Penida. “Semangat dan soliditas ini jangan berhenti sampai disini. Mari gelorakan semangat untuk memenangkan KBS menjadi Gubernur Bali tahun 2018”, tegasnya. Sementara itu, Penasehat Semeton GB Provinsi Bali, Nyoman Giri Prasta, juga mengapresiasi kekompakan Semeton GB Kecamatan Nusa Penida. “Melihat semangat dan soliditas seperti ini, tidak ada alasan lagi kalau KBS kalah di Nusa Penida. Karena itu, KBS harus menang, KBS datang untuk menang. Sanggupkah Semeton GB untuk memenangkan KBS sebagai Gubernur Bali”, tanyanya yang langsung dijawab sanggup oleh ribuan Semeton GB dengan kompak. Sebelum mengakhiri sambutannya, Giri Prasta menghibur masyarakat  menyanyikan lagu KBS dengan aransemen dangdut. Praktis, aksi panggung Bupati Badung ini, disambut gembira ribuan massa yang spontan ikut bergoyang sembari meneriakkan yel-yel kemenangan KBS. Ditempat terpisah, sebelum acara pengukuhan dan deklarasi ini dilaksanakan, KBS didampingi Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa bersama para tokoh masyarakat Nusa Penida, meninjau SMP Negeri 6 Nusa Penida di Dusun Penutuk Desa Batumadeg. Kunjungan KBS yang mendadak ini, untuk melihat dari dekat wujud bangunan fisik sekolah yang merupakan bantuan dana dari APBN atas perjuangan KBS di pusat. (amb)