Sanggar Paripurna Awali Ekplorasi dan Kreasi Seni Akhir Tahun

(Baliekbis.com), Di penghujung tahun 2017, Pemkab Gianyar melalui Dinas Kebudayaan menyelenggarakan beberapa hiburan bagi masyarakat bertema Ekplorasi dan Kreasi Seni Akhir Tahun. Seperti pada Sabtu, (30/12) kemarin, warga Gianyar disuguhkan pementasan kolosal Kecak Kreasi Fire Dance dari Sanggar Paripurna, Bona di Open Stage Balai Budaya.
Meski sempat tertunda beberapa jam akibat hujan, namun pertunjukkan masih tetap dilakukan. Hujan yg membatasi ruang gerak para penari, tak menghalangi semangat para penari untuk tampil maksimal. Tari kreasi kolaborasi Tari Kecak dengan fire dance tersebut tetap tampak begitu indah, meski di bawah guyuran hujan. Beberapa penonton pun tampak tetap bertahan hingga pertunjukan selesai.
Pimpinan Sanggar Paripurna, I Made Sidia mengatakan, pementasan tersebut mengambil cerita tentang perang Subali dan Sugriwa dalam memperebutkan Dewi Tara. Dikisahkan, persaingan antara Subali dan Sugriwa memperebutkan Dewi Tara dengan mengalahkan Raksasa Mesasura. Namun kenyataannya, kedua kera bersaudara tersebut justru berperang satu sama lain mempertahankan harga diri. Sang Rama sebagai raja yang bijak kemudian membunuh Subali untuk menghentikan pertikaian tersebut. Kemudian, Sang Rama meminta semua wenara (kera_red) untuk merayakan kemenangan Sugriwa. Suka cita atas kemenangan ini, dalam pertunjukkan digambarkan dengan kemeriahan fire dance.  “Meski hujan, kita tetap berusaha tampil maksimal menghibur masyarakat dalam suasana suka cita lepas sambut tahun,” kata Sidia.
Sementara, salah satu penonton, Kadek Sri Rahayu, asal Bitera mengatakan, pertunjukkannya sangat menarik, namun jadi tidak maksimal karena hujan yang tak kunjung berhenti. Meski demikian, dirinya mengaku sangat menikmati pertunjukkannya.  “Pertunjukannya sangat bagus. Sayang hujan, penarinya jadi tidak maksimal tampil apalagi di panggung kan ada genangan air, pasti licin,” cetus Rahayu. Penampilan Sanggar Paripurna Bona, menjadi pertunjukkan pembuka serangkaian perayaan lepas tahun 2017 dan sambut tahun 2018 di Kabupaten Gianyar. Pada acara puncak, (31/12), masyarakat Gianyar disuguhkan dengan penampilan beberapa seniman dan artis lokal Gianyar. Mulai dari Gong Suling, Bondres Sandal Sanglir, Group Band Masekepung, Emoni, Bayu Cuaca. Acara diakhiri dengan doa bersama Gunung Agung dilanjutkan peluncuran kembang api tepat pukul 24.00 wita. (Set)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: