Sampai Agustus 2018, Kunjungan Turis ke Badung Lampaui Target

(Baliekbis.com), Kunjungan turis mancanegara ke Kabupaten Badung hingga Agustus 2018 mencapai 4 juta lebih, melampaui target yang ditetapkan.

“Kami prediksi kunjungan turis ke Badung tahun 2018 ini bisa sesuai target yakni 6,5 juta,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Kadisparda) Badung Ir. I Made Badra M.M., di sela-sela jumpa pers Petitenget Festival, Selasa (11/9) di Hotel Alila, Petitenget Kuta.

Prediksi tersebut tambah Badra sejalan dengan berbagai upaya yang dilakukan. Selain gencar berpromosi ke luar negeri yang selama ini banyak memasok wisatawan seperti India, Cina dan Rusia, juga Pemkab Badung terus melakukan penambahan infrastruktur untuk mendukung kegiatan wisatawan. “Berbagai atraksi budaya dan alam yang bisa memberikan eksperience bagi wisatawan juga kita lakukan agar bisa membuat betah wisatawan ke sini,” jelasnya.

Badra mengatakan tingginya kunjungan wisatawan akan memberi dampak positif bagi perekonomian warga serta pendapatan daerah. “Dari pendapatan itu kita bisa bangun infrastruktur serta mendukung berbagai kegiatan untuk mendatangkan wisatawan seperti halnya Petitenget Festival ini,” jelasnya.
Badra menjelaskan dari berbagai event yang digelar diharapkan selain dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan juga lama tinggal (length of stay) mereka. Selama ini rata-rata lama tinggal turis baru 4,5 hari. Ke depannya diharapkan bisa sampai 6 hari bahkan lebih.

Sebagaimana diketahui untuk pertama kalinya Desa Adat Kerobokan, Badung menggelar Petitenget Festival (Kerobokan Arts & Spirit 2018) yang akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 14 sampai 16 September 2018 di areal pantai dan sekitar pura Petitenget. Festival ini ditargetkan mampu menghadirkan 50 ribu pengunjung atau wisatawan selama tiga hari.

“Output Petitenget Festival ini kami harakan dapat meningkatkan lenght of stay (lama tinggal) wisatawan di Badung khususnya di Petitenget,” kata Ketua Panitia Petitenget Festival, AA Bagus Bayu Joni Saputra dalam jumpa pers, Selasa (11/9) di Alila Hotel Petitenget, Kerobokan. Petitenget Festival juga akan masuk dalam kalender event Badung the Soul of Bali.

Petitenget Festival akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan warga Kerobokan, pelaku UKM juga berbagai pelaku pariwisata. Festival dengan ikon “Bhuto Ijo” ini mengangkat tema “Experience A Festival Centurie in The Making” dengan membangkitkan cerita yang sudah ada berabad-abad yakni perjalanan Dang Hyang Nirartha yang juga dikawal Butho Ijo. Festival ini didukung penuh ribuan warga dari 50 banjar di wilayah desa adat Kerobokan.

Menurut Joni Saputra dalam festival ini ada pentas kesenian yang melibatkan 2 ribu penari Tenun yang diharapkan bisa memecahkan rekor MURI serta ada pula 2.500 peserta yoga ketawa. Dimeriahkan pula pameran kuliner serta berbagai produk UMK, pementasan kesenian kontemporer melibatkan sejumlah musisi tanah air dan internasional, hingga kesenian tradisional seperti calonarang kolosal dan pementasan wayang wong serta lomba ngelawar. (bas)