Rp 6 Miliar Untuk Biaya Bidding PON XXI/2024

(Baliekbis.com), Ternyata biaya ikut bidding PON XXI/2024 cukup wah. Tak tanggung-tanggung, provinsi yang ikut mendaftar harus menyiapkan dana Rp 6 Miliar dengan rincian Rp 1 Miliar untuk biaya pendaftaran dan sisanya Rp 5 Miliar untuk dana jaminan. Celakanya, uang jaminan itu akan hangus jika kalah seperti yang dialami Bali saat ikut bidding PON XX/2020. ”Namanya saja ikut mendaftar, pastinya kalau kalah bidding, ya dana Rp 1 M itu akan hangus. Sementara untuk uang jaminan Rp 5 M itu, akan kami koordinasikan lagi ke KONI Pusat sekaligus kami akan beri masukan,” ungkap Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi saat dikonfirmasi Selasa (05/12/2017). KONI Bali akan mengusulkan kepada KONI Pusat, sebaiknya dana jaminan bidding Rp 5 M itu dikembalikan setelah provinsi itu dinyatakan menang alias memenangkan perebutan tuan rumah (host) PON XXI/2024. Jadi, bukan dikembalikan sebelum pengumuman yang kalau diterjemahkan berarti provinsi yang ikut bidding itu gagal. Artinya, jika sudah dikembalikan jaminan itu sebelum pengumuman, berarti sudah dapat jawaban kekalahan. ”Saya pribadi berpikirnya seperti itu. Nah saat pertemuan nanti dengan KONI Pusat di Jakarta pada 8 Desember mendatang, saya akan mengusulkan begitu,” imbuhnya.

Ditambahkan, provinsi yang menang bidding dan diputuskan menjadi host PON 2024, maka jaminan Rp 5 Miliar langsung juga hangus karena diambil KONI Pusat untuk biaya operasional terkait even empat tahunan itu. Sementara untuk provinsi yang gagal menjadi host, jaminan Rp 5 Miliar bakal dikembalikan. “Persyaratan itu memang berat. Makanya KONI Bali yang dipercaya Pemprov dan DPRD Bali akan bekerja keras untuk bisa memenangkan bidding bersama NTB,” tegas mantan Ketua Umum KONI Badung ini. Bahkan, KONI Bali sudah gerak cepat pasca pendaftaran bidding. Setelah mengundang KONI NTB untuk mematangkan persiapan, KONI Bali juga sudah berkoordinasi dengan KONI kabupaten/kota se-Bali untuk membicarakan soal venue yang dipergunakan, jika nantinya Bali menjadi host PON 2024. (ibg)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: