Rochineng Kembali Pimpin Pelti Bali

(Baliekbis.com), Ketua Umum Pengprov Pelti periode 2012 – 2017 (Incumbent), Ketut Rochineng, kembali memimpin organisasi olahraga tenis lapangan (Pelti) Bali untuk periode 2017-2022. Rochineng yang sebelumnya dikabarkan tak mau dicalonkan lagi itu, juga menepis rumor tersebut. Dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Pelti Bali yang dihelat di Denpasar, Minggu (29/10), Rochineng diminta sekaligus didukung dan dipercaya memimpin kembali Pelti Bali dengan aklamasi. Sembilan kabupaten dan kota di seluruh Bali itu memilihnya secara  aklamasi. “Saya mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kembali sebagai ketua umum untuk periode  mendatang dan saya terima. Ini tantangan bagi saya untuk mengangkat kualitas dan prestasi tenis Bali di level nasional,” tegas pria yang juga Kepala BKD Bali itu, usai musprov.

Tak dipungkirinya, jika selama lima tahun sebelumnya dirinya tidak puas karena belum ada prestasi dalam hal ini tenis lapangan memberikan medali di PON XIX/2016 di Jawa Barat (Jabar) silam. “Setelah saya evaluasi ternyata memang petenis kita kalah dengan petenis dari daerah luar, khususnya dari pulau Jawa, karena memang kualitas petenis kita kalah dibanding mereka. Itu karena memang petenis luar jam terbangnya lebih tinggi terutama di even internasional,” terang Rochineng.

Hal itulah yang menjadi kendala petenis Bali selama ini. Dicontohkannya di dunia karate, dirinya yang juga Ketua Umum Pengprov FORKI Bali itu, salah satu karateka putrinya Bali, Cok Istri Sanistya Rani atau Coki meraih emas di PON Jabar lalu, karena sering mengikuti even atau kejuaraan-kejuaraan karate di luar negeri.  “Jadi program seperti itulah nantinya yang bakal saya lakukan di tenis lapangan. Meski tak mengirimkan banyak petenis lapangan ke kejuaraan di luar negeri, tapi setidaknya petenis lapangan yang potensial dan memiliki prospek ke depannya, dengan mampu memberikan medali di PON mendatang,” pungkas Rochineng. (ibg)