Rai Mantra Hadiri Upacara Padudusan Alit Banjar Den Yeh

(Baliekbis.com), Bertepatan dengan Rahina Tumpek Wariga (Tumpek Bubuh), ratusan warga Banjar Den Yeh , Desa Pakraman Peguyangan melaksanakan upacara Padudusan Alit lan Mecaru Resi Gana, di balai banjar setempat, Sabtu Saniscara Kliwon Wariga (7/10). Pelaksanaan upacara disaksikan langsung Walikota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra sekaligus menandatangani batu prasasti dan ngaturang punia. Tampak hadir DPRD Provinsi Bali A.A. Kompyang Raka, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gst Ngurah Gede, Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra, Bendesa, Lurah, Tokoh Masyarakat serta Tokoh Agama setempat.

Sebelum upacara Padudusan Alit lan Mecaru Resi Gana di mulai, acara di awali dengan tarian Rejang Dewa, Rejang Renteng, Tari Baris dan Tari Topeng Sidakarya yang membuat suasana spiritual ke Agamaan semakin kental dan terasa kekusyukannya. Manggala Karya I Gusti Agung Ketut Piana mengatakan, upacara Padudusan Alit lan Mecaru Resi Gana dilaksanakan karena baru diselesainya pemasangan Bale Saka Empat (bale bengong) di sebelah Pura Banjar yang merupakan sumbang sih dari Pmerintah Kota Denpasar. Dimana upacara Padudusan Alit lan Mecaru Resi Gana dilaksanakan bertepatan dengan Rahina Tumpek Wariga dimana sebagian besar Banjar-Banjar melaksanakan piodalan. Tumpek Wariga atau Tumpek Uduh , Tumpek Bubuh atau Pengatag, biasanya dirayakan setiap 6 bulan sekali di hari Saniscara (Sabtu) Kliwon, wuku Wariga, tepat 25 hari sebelum Hari Raya Galungan. Pemujaan pada Tumpek Uduh adalah persembahan kepada manifestasi Tuhan sebagai Dewa Sangkara penguasa tumbuh-tumbuhan. “Ini merupakan sebagai rasa syukur manusia atas segala kelimpahan makanan dan banyak fungsi dari tumbuh-tumbuhan yang membantu kehidupan manusia,” ungkapnya.

Sementara Klian Banjar Adat Den Yeh, I Nyoman Ruda mengatakan, dudunan karya sudah dimulai sejak Saniscara Pon 30 September lalu dengan upacara Nuasen Karya dan puncak karya pada hari ini Saniscara Kliwon 7 Oktober dilanjukan Redite Pon 15 Oktober dengan Tirtayatra ke lima Pura. Upacara ini dipuput oleh Ida Peranda Gde Wayahan Wanasari, dari Griya Wanasari Sanur dan Ida Bhujangga Rsi Adi Guru. “Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar serta warga Banjar Den Yeh dan semua pihak yang telah membantu sampai upacara ini selesai terlaksana dengan baik,” ujarnya. Ia juga merasa bahagia dan bangga Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dapat hadir menyaksikan upacara Padudusan Alit lan Mecaru Resi Gana dan telah memberikan perhatian dan Dana Punia sebagai stimulan kepada warga Banjar Den Yeh Peguyangan. Ditambahkannya lagi, dengan dilangsungkan upacara ini kedepan diharapkan tercipta suasana harmonis antar warga Banjar Den Yeh Peguyangan dan  mampu meningkatkan kerukunan antar sesama warga dan umat beragama. (ays’)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: