Persekaba Bali ‘Road to Liga 2’

(Baliekbis.com),  Menyimak ‘saudara tuanya’ PS Badung dalam posisi kritis di penyisihan Grup Liga 2 Indonesia, maka tidaklah salah jika sang adik, Persekaba Bali bertekad ingin menggantikan posisinya di kasta kedua sepakbola nasional. Itu barangkali tekad Manajer Tim Persekaba Bali, Wayan Sugita Putra yang mendedikasikan final Liga 3 Wilayah Bali 2017 sebagai titik awal perjalanan menuju Liga 2 (Persekaba Bali ‘road to Liga 2’).

Memang perjuangan PS Badung untuk bertahan di Liga 2 belum berakhir meski posisinya masih berkutat di zone merah (degradasi langsung ke Liga 3). Hanya, peluang tim yang ditangani Pelatih Caretekar Nyoman Sujata tersebut tentu sangat berat, apalagi hanya menyisakan 2 laga kandang. Jangankan untuk lolos ke-16 besar, menembus peringkat 3-4 (posisi play-off) bisa disebut misi imposible. Karena itu, para penggemar sepakbola di Badung berharap Persekaba Bali yang dipoles duet Pelatih Nyoman Oka Triana dan Kadek ‘Loco’ Ediana yang kini sudah melaju ke partai pamungkas (final) bisa meretas jalan ke Liga 2. Tapi, syaratnya pun terbilang cukup berat, sebab Jeno Wiliantara dan kawan-kawan harus melewati tim berpengalaman yakni Perseden Denpasar yang didandani duet pelatih Nyoman Ambara dan AA. Bramatra.

Perseden memang cukup berpengalaman di Liga 3 khususnya. Apalagi tahun lalu (2016), tim berjuluk Laskar Catur Muka ini bisa menorehkan sejarah sebagai juara Liga Nusantara (kini berubah jadi Liga 3). Hanya, juara itu tidak mengubah status Perseden langsung promosi ke Liga 2, pasalnya Liga Nusantara 2016 hanya mengisi kekosongan kompetisi nasional menyusul sanksi federasi sepakbola internasional (FIFA) untuk PSSI. Hambatan lainnnya bagi Persekaba Bali, karena Perseden tahun ini juga berambisi mengulangsi sukses tahun lalu. Bukan hanya sekadar juara wilayah Bali, Manajer Tim Perseden Eko Supriadi juga ingin membawa tim kebanggaan masyarakat Denpasar itu promosi ke Liga 2. Menyimak ambisi kedua tim yang begitu tinggi, maka tidaklah mengherankan final ideal nanti yang akan digelar Minggu (06/08/2017) di Stadion Diptha Gianyar ini, akan menyita perhatian masyarakat sepakbola di Bali, khususnya suporter fanatik kedua tim.

Pelatih Persekaba Bali, Oka Triana menyadari kekuatan lawannya (Perseden) yang menurutnya didukung kualitas individu para pemainnya yang mumpuni. Bahkan, dengan nada sedikit merendah, Oka mengaku tidak menyiapkan strategi khusus untuk timnya saat laga final nanti. Dia hanya mengharapkan semua pemainnya fokus dan kosentrasi. ”Saya tidak pasang strategi apa pun di final nanti, cuman saya menekankan agar para pemain fokus dan melakukan freshing super ketat, termasuk fokus menjaga pergerakan lawan khususnya barisan penyerang Perseden,” papar Oka Triana. Soal sistem penyerangan, Oka Triana dan Kadek Loco sepertinya merahasiakan strategi. Bahkan ia mengaku hanya menginginkan sektor milfield timnya bisa menguasai lapangan tengah dengan permainan lebih efektif. ”Saya harapkan, para pemain bisa menjalankan instruksi tim pelatih dengan baik,” pungkas Oka Triana. (ibg)