Permintaan Pasar Meningkat Tiap Tahunnya, Nyoman Ardika Sukses Bisnis Budidaya Lele

(Baliekbis.com), Budidaya ikan lele adalah salah satu bisnis yang cukup menjanjikan karena pada dasarnya memang sangat menguntungkan. Hal ini ditinjau dari permintaan pasar terhadap ikan lele yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Ikan kaya akan gizi sepertiomega-3, serat protein, asam amino, zat besi dan yodium. Selain itu ikan juga kaya akan vitamin seperti vitamin A, D, B6 dan B12. Untuk itu, mengonsumsi ikan selalu disarankan kepada masyarakat Indonesia karena ikan memiliki banyak kandungan manfaat yang baik untuk tubuh.

Melihat hal tersebut, Nyoman Ardika asal Peguyangan Kaja, Denpasar ini yang mulanya hanya hobi memelihara ikan, mencoba bisnis budidaya lele di lahan miliknya dengan 3 buah kolam beton seluas 3×3 meter pesegi.

“Awalnya hanya hobi memelihara ikan, setelah melihat prospek budidaya lele ini bagus untuk jangka panjang, saya mencoba budidaya lele dari tahun 2015 hingga sekarang. Usaha ikan lele merupakan salah satu usaha ternak yang menggiurkan. Pasalnya karakter ikan lele yang dikenal sangat tahan banting ini menyebabkan tingkat keberhasilan dalam ternaknya naik,” ucapnya Rabu (27/1/2021) sore.

Ditanya soal modal sekali panen, Nyoman Ardika merinci dirinya hanya membeli 1.000 ekor bibit lele seharga Rp300.000 atau Rp300/ekor, sedangkan untuk pakan 1.000 ekor lele menghabiskan Rp1.400.000 (4 sak pelet seberat @30 kg).

“Dari modal tesebut saya mendapatkan pendapatan bersih sekali panen sekitar Rp200 ribu, dengan harga Rp18.000/kg lele isi 7 ekor,” tambahnya.
Dirinya menambahkan, dari 1.000 ekor bibit lele tersebut, keberhasilan panen hanya 70-90% saja.

“Banyak faktor yang mempengaruhi angka keberhasilan panennya, mulai dari air, pakan, cuaca dan predator sesama lele,” paparnya. Menariknya lagi, lele dapat dipanen setelah memasuki usia minimal 2,5 bulan. Supaya mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya lakukan panen secara sortir.

“Hal ini dikarenakan pertumbuhan ikan lele di sebuah kolam pasti tidak bisa sama. Jadi, lele yang tidak lolos proses sortir dapat dikembalikan ke kolam. Jika ingin panen seragam, sebaiknya pemanenan dilakukan setelah usia lele 3 bulan,” jelasnya lagi.

Nyoman Ardika juga memberikan pesan kepada generasi muda Bali, agar lebih inovatif dan produktif di masa pandemi Covid-19 ini. “Cintai hobi kalian, manfaatkan hobi kalian agar bisa menghasilkan uang,” ajaknya. (ist)

Leave a Reply

Berikan Komentar

%d blogger menyukai ini: