Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Pegadaian Gelar “The Gade Clean and Gold” di Labuan Bajo

(Baliekbis.com),Peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), PT Pegadaian membuka The Gade Clean and Gold di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ditetapkan sebagai destinasi wisata premium. Pembukaan tersebut ditandai dengan pemberian edukasi program Corporate Social Responsibility (CSR) memilah sampah menabung emas.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan pemberian edukasi tersebut merupakan bentuk nyata Pegadaian dalam mendukung program Indonesia bersih yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo. “Kami terus mendukung Indonesia bersih melalui peningkatan program CSR Pegadaian yaitu The Gade Clean and Gold memilah sampah menabung emas dengan membangun bank sampah. Di akhir tahun 2019, kami telah melaksanakan program The Gade Clean and Gold di 63 lokasi di seluruh wilayah Indonesia,” kata Kuswiyoto, Labuan Bajo, NTT, Kamis (5/3/2020).

Kuswiyoto menjelaskan The Gade Clean & Gold merupakan program bersih-bersih Pegadaian yang mengajak dan mengedukasi masyarakat dalam memilah sampah untuk dikonversi menjadi tabungan emas Pegadaian. Kegiatan memilah sampah ini dinyatakan dapat menjadi salah satu cara untuk yang cukup efektif dalam mengurangi volume sampah rumah tangga dan mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan, sekaligus sebagai upaya meningkatkan sumber penghidupan warga sekitar dari pemanfaatan kembali sampah.

“Tujuan pembukaan The Gade Clean and Gold adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup masyarakat, mengurangi dampak sampah lingkungan, sekaligus meningkatkan sumber penghidupan.”

Pembukaan The Gade Clean and Gold juga ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya Bakar, yang nantinya akan diletakkan di salah satu bank sampah Pegadaian pada lima destinasi super prioritas. Dalam penandatangan tersebut turut menyaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan.

Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar mengungkapkan apresiasinya terhadap program CSR The Gade Clean and Gold Pegadaian. Ia mengatakan bahwa program tersebut sangat membantu mengurangi sampah, khususnya sampah plastik.
“Program The Gade Clean and Gold Pegadaian mengolah sampah menjadi emas merupakan sebuah trobosan besar dalam pengurangan sampah plastik. Dengan kita mengolah sampah, maka kita membuat hidup menjadi bernilai.”

Pemerintah Indonesia telah merumuskan Rencana Aksi Nasional terkait pengelolaan dan pengurangan sampah di laut. Pemerintah Indonesia menargetkan di tahun 2025 sampah berkurang sebesar 70 persen. Ada lima strategi yang ditetapkan oleh KLHK. Pertama, membuat gerakan nasional peningkatan kesadaran para pemangku kepentingan. Kedua, melakukan pengelolaan sampah yang bersumber dari darat. Ketiga, penanggulangan sampah di pesisir dan laut. Keempat, memantau mekanisme pendanaan, penguatan kelembagaan, pengawasan dan penegakan hukum. Kelima, memacu inovasi Penelitian dan pengembangan dalam mengatasi pencemaran sampah di laut.

Sementara itu dalam waktu yang bersamaan, Pegadaian juga membuka booth The Gade Coffee and Gold dan membagikan 1200 cup. Pembukaan tersebut juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup anak muda di Labuan Bajo. Di lain kesempatan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat & Protokoler Made Mariawan, SE.MM mengatakan untuk saat ini Pegadaian sudah memiliki 69 Bank Sampah yang tersebar di seluruh Indonesia dan mengimbau masyarakat untuk ikut menanamkan budaya memilah sampah sebelum dibuang.

Karena jumlah sampah sudah begitu besar dan akan menjadi masalah yang besar di kemuadian hari. Maka perlu dilakukan upaya khusus melalui dari Rumah Tangga, Membangun budaya investasi. Pegadaian memberikan insentif atau imbalan dengan membeli sampah masyarakat yang hasilnya nantinya ditabung dalam bentuk emas yang sewaktu waktu bisa diluangkan. (bas)