PERADI Denpasar Gelar Vaksinasi Booster, Wakapolda: Kesadaran Masyarakat Ikuti Vaksinasi Sangat Tinggi

(Baliekbis.com),Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Ketut Suardana mengatakan kesadaran masyarakat Bali mengikuti vaksinasi sangat tinggi, mulai dari vaksinasi pertama, kedua dan ketiga (booster-red).

“Tadi saya sudah koordinasi dengan Pak Rentin (Made Rentin, Kepala BPBD dan Plt Kadis Kesehatan-red) di Bali per hari rata-rata 14.000 orang mengikuti vaksinasi,” kata Brigjen Pol. Ketut Suardana saat menghadiri vaksinasi massal yang diikuti anggota PERADI dan keluarganya serta masyarakat umum, Jumat (18/2) di Inna Bali Hotel Heritage Denpasar.

Vaksinasi digelar Dewan Pimpinan Cabang Denpasar Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (DPC PERADI SAI) pimpinan I Wayan Purwita,SH,MH,CLA bekerja sama dengan Biddokes Polda Bali dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali disaksikan langsung Wakapolda Bali Brigjen Pol Drs. I Ketut Suardana, M.Si, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Harfendi dan Kepala BPBD Bali sekaligus Plt. Kadis Kesehatan Provinsi Bali I Made Rentin.

Sementara di tingkat nasional, vaksinasi ketiga atau booster ini dilakukan secara serentak di seluruh Polda di Indonesia dan dipantau langsung oleh Presiden Jokowi secara virtual dari Istana Bogor.

Pada kesempatan itu, Ketua DPC Denpasar PERADI SAI I Wayan Purwita mengatakan vaksinasi booster massal ini merupakan upaya nyata PERADI Denpasar untuk membantu pemerintah mengatasi pandemi Covid-19.

I Nengah Jimat, SH (kiri), I Wayan Purwita, S,MH, CLA (tengah) dan Made Dwi Dinaya, SH., MH (kanan).

Disebutkan, PERADI Denpasar adalah organisasi advokat yang pertama melaksanakan vaksinasi dan untuk booster ini juga PERADI Denpasar yang pertama melaksanakan. Sebab menurutnya, advokat dalam menjalankan tugasnya selalu berinteraksi dengan masyarakat sehingga perlu mendapat pelindungan maksimal agar terhindar dari Covid-19.

“Saya sendiri adalah saksi dalam hal ini. Saya sudah booster sekitar 2 bulan lalu, keluarga kami kena (terpapar Covid – 19-red) tetapi karena saya sudah booster sehingga tidak kena. Ini kesaksian pribadi saya dan sekaligus menguatkan kita bahwa vaksinasi booster itu penting,” ujar Purwita.

Sekretaris DPC Denpasar PERADI SAI I Nengah Jimat, SH menambahkan, vaksinasi booster ini diikuti sebanyak 165 orang, yang merupakan anggota PERADI, para karyawan dari kantor advokat PERADI, keluarganya dan masyarakat umum.

“Kegiatan ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Ke depan kami berharap kerja sama dengan Polda untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam situasi pandemi ini sekaligus membantu program pemerintah mengatasi persoalan pandemi Covid-19,” kata Nengah Jimat.

Di sisi lain, terkait pengamanan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 dimana Pemerintah Daerah Bali dan Majelis Desa Adat (MDA) Bali mengizinkan warga banjar melaksanakan pawai ogoh-ogoh secara terbatas, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Ketut Suardana mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemda Bali, MDA dan Satgas Penanggulangan Covid-19 Daerah Bali untuk mengambil langkah pengamanan terbaik.

“Nanti kita lihat perkembangan situasinya seperti apa. Pada prinsipnya kepolisian bersama pemerintah, baik dari TNI maupun Polri akan mengawal kegiatan masyarakat. Kita berkolaborasi dengan pecalang. Kita fokus pada apa kata Pak Presiden tadi, fokus pada vaksinasi, tetap fokus pada prokes,” sebut Ketut Suardana yang juga mantan Kapolres Jembrana dan Kapolres Gianyar ini.(ist)