Pengamat Kebijakan Publik Togar Situmorang: Bali Layak Dapat Jatah Dua Menteri

(Baliekbis.com), Jika tidak ada aral melintang, pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Amin dipastikan menjadi pemenang pada Pilpres 2019 ini. Kendati pelantikan Jokowi sebagai presiden periode 2019-2024 masih jauh, namun wacana tentang komposisi dan nama-nama menteri yang akan mengisi kabinet sudah mulai bergulir. Bahkan Bali digadang-gadang  akan dapat jatah khusus 2 kursi menteri.

Hal ini dinilai layak jika berkaca dari kemenangan telak pasangan Jokowi-Amin yang mencapai 92% di Pulau Dewata. “Saya rasa Bali layak dapat jatah 2 menteri, apalagi banyak juga tokoh hebat dari Bali yang pantas mengemban amanah di posisi sekaliber menteri,” ujar Pengamat Kebijakan Publik Togar Situmorang,S.H.,M.H.,M.A.P. di Denpasar, Selasa (14/5/2019).

Saat ditanya pos apa saja yang bisa datang dari tokoh Bali atau setidaknya layak dipercayakan kepada putra-putri terbaik Bali, Togar Situmorang menyebutkan ada 5 kemungkinan dari 2 pos menteri yang diharapkan.

Pertama, Menteri Pariwisata. Harapan ini tentu tidak muluk-muluk dan Bali punya pengalaman menempatkan putra terbaiknya menjadi Menteri Pariwisata misalnya di era  Presiden SBY yakni Jro Wacik, juga I Gede Ardhika yang pernah menjabat Menbudpar pada kabinet Gotong Royong. “Kalau Menpar jelas pilihannya yang paling tepat adalah Pak Cok Ace (Wakil Gubernur Bali saat ini),” harap Panglima Hukum Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P. dan juga Managing Partner Law Office Togar Situmorang & Associates yang beralamat di Jl. Tukad Citarum No. 5A Renon,dan juga merupakan rekanan OTO 27 yaitu bisnis usaha yang bergerak di bidang, Insurance AIA, Property penjualan Villa, Showroom Mobil, Showroom Motor Harley Davidson, Food Court dan juga Barber Shop yang beralamat di Jl. Gatot Subroto Timur No. 22 Denpasar Bali.

Cok Ace sebelum menjadi Wakil Gubernur Bali merupakan Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Provinsi Bali yang juga saat ini tetap mengemban amanat ini diyakini paling pas sebagai Menteri Pariwisata berkat berbagai latar belakang dan pengalamannya malang melintang di dunia pariwisata.

“Kedua, Menteri ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) juga layak dipercayakan kepada putra-putri terbaik Bali. Apalagi posisi ini juga sangat strategis dan elit dalam jajaran kementerian,” kata Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P. yang terdaftar di dalam 100 Advokat Hebat versi majalah Property&Bank.

Ketiga, lanjut Togar Situmorang yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Bali punya segudang nama tokoh pendidikan dan guru besar yang dinilai layak dan mumpuni untuk membawa dunia pendidikan dan kebudayaan lebih maju di tanah air. “Kalau Mendikbud bisa saja mantan Rektor Unud Prof. Made Bakta atau mantan Rektor Undiknas Prof. Gede Sri Darma,” ujar Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P. yang terdaftar di dalam Indonesia 50 Best Lawyer Award 2019.

Keempat, Menteri Koperasi dan UMKM. Seperti diketahui saat ini Menteri Koperasi dan UMKM RI dijabat AA Ngurah Puspayoga yang juga merupakan mantan Wakil Gubernur Bali serta salah satu kader terbaik PDI Perjuangan Bali. “Kalau Menkop dan UMKM pilihannya bisa kembali kepada Pak Puspayoga atau tokoh lain yang lebih muda dan punya visi kuat ke depan membawa koperasi dan UMKM lebih berdaya saing dan go global dan go digital,” ujar Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P. yang terdaftar di dalam Best Winners – Indonesia Business Development Award.

Kelima, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Tokoh-tokoh perempuan Bali juga banyak yang sukses berkiprah tidak hanya sebagai pemimpin daerah tapi juga banyak yang berhasil berkontribusi membangun bangsa di tingkat Nasional. “Kalau yang satu ini saya rasa Ibu Bintang Puspayoga (istri Menkop dan UMKM Puspayoga-red) cocok jika memang nanti Pak Puspayoga misalnya memutuskan pensiun atau memilih tidak menjadi menteri lagi,” imbuh advokat Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P. Dewan Pakar Forum Bela Negara Provinsi Bali.

Namun dari 5 pilihan itu, menurut Togar Situmorang yang jadi 3 top prioritas adalah Menteri Pariwisata, Menteri ESDM dan Menteri Pendidikan. Sebab posisi ini selain strategis juga prestisius. “Kami harapkan Pak Jokowi mendengarkan aspirasi dari Bali dan memberikan kepercayaan 2 menteri dari Bali,” tutup Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P. Advokat asal Sumatra Utara yang saat ini sedang menyelesaikan program S3 Ilmu Hukum di Universitas Udayana Bali. (phm)

Berikan Komentar