Pemkot Tekan Inflasi Jelang Hari Suci Galungan dan Kuningan

(Baliekbis.com), Dalam rangka menjaga stabilitas harga komoditi produk dan ketahanan pangan di Kota Denpasar, terutama menjelang Hari Suci keagamaan seperti Galungan dan Kuningan, dilakukan berbagai langkah oleh Pemerintah Kota Denpasar seperti koordinasi dengan instansi terkait mengenai produk yang masuk ke Kota Denpasar dan pengawasan ke pemasok.

Sebagai jawaban atas hal tersebut, jajaran Pemerintah Kota Denpasar yang dipimpin Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara didampingi Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar, Made Saryawan mengikuti High Level Meeting TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Se- Provinsi Bali. High Level Meeting TPID Se- Provinsi Bali ini mengundang perwakilan TPID se Provinsi Bali,  juga para ekonom, akademisi dan stakeholder terkait lainnya yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (3/5)

Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar, Made Saryawan saat ditemui di sela- sela acara mengatakan kegiatan High Level Meeting TPID Se- Provinsi Bali ini merupakan langkah evaluasi TPID yang menentukan kebijakan tentang inflasi  di daerah. “Peserta yang mengikuti pertemuan ini adalah para ketua tim TPID, ekonom, akademisi dan stakeholder terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Bali. Sebelumnya pada Rabu (2/5) di tingkat Kota Denpasar juga telah dilaksanakan pertemuan serupa yang dipimpin Sekda Rai Iswara dan membahas pengendalian Inflasi terutama menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan.” ujar Saryawan.

Lebih lanjut Made Saryawan mengatakan dalam pertemuan ini turut dibahas langkah- langka pengendalian inflasi di daerah baik tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Bali serta upaya agar laju inflasi dapat dikendalikan melalui serangkaian program dari masing- masing OPD dilingkungan pemerintahan bersangkutan seperti mengadakan pasar murah dan operasi pasar.

“Di pertemuan ini diundanglah para pemangku kebijakan ekonomi daerah ini untuk mendengarkan pemaparan dari masing- masing OPD terkait program pengendali inflasi yang telah dilaksanakan dan apa upaya yang dilakukan untuk menekan inflasi serta bagaimana nantinya antisipasi kenaikan harga terutama menjelang hari suci Galungan dan Kuningan” ungkapnya.

Dalam pemaparannya, Sekda Kota Denpasar selaku Ketua TPID Kota Denpasar AAN. Rai Iswara menjelaskan mengenai perkembangan indeks harga konsumen / inflasi kotra denpasar dari bulan Januari hingga April 2018. Pada bulan Januari 2018 di Kota Denpasar terjadi  inflasi sebesar 0,94 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 128, 37. Tingkat inflasi tahun kalender sebesar 0,94 persen. Tingkat inflasi tahun ke tahgun (YoY) sebesar 2,85 persen. Di bulan Februari 2018 di Kota Denpasar terjadi inflasi sebesar 0,65 persen dengan indeks IHK sebesar 129,21. Tingkat inflasi tahun kalender sebesar 1,60 persen  dan tingkat YoY sebesar 3,10 persen.

Lebih lanjut dipaparkan, memasuki bulan Maret 2018, di Kota Denpasar terjadi inflasi sebesar 0,15 persen dengan indeks IHK sebesar 129,40. Tingkat inflasi tahun kalender sebesar 1,75 persen dan tingkat inflasi YoY sebesar 3,23 persen. Sementara memasuki bulan April 2018 tercatat di Kota Denpasar mengalami inflasi sebesar 0,07 persen dengan indeks  IHK sebesar 129,49. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari – April 2018) sebesar 1,82 pesen dan tingkat inflasi YoY (Januari – April 2018) sebesar 3,23 pesen.

“Saat ini dalam rangka menjaga stabilitas harga menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan maka peran TPID menjadi sangat penting, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang begitu drastis,” jelas Rai Iswara. (esa)